detikNews
Senin 09 September 2019, 13:31 WIB

PKS Setuju Wisata Halal Kota Bandung: Untuk Menangkap Turis Timur Tengah

Mochamad Solehudin - detikNews
PKS Setuju Wisata Halal Kota Bandung: Untuk Menangkap Turis Timur Tengah Foto: Tya Eka Yulianti
Bandung - Pemerintah Kota Bandung akan mendeklarasikan diri sebagai 'Muslim Friendly City' pada 27 September mendatang untuk pengembangan wisata halal. Deklarasi tersebut menuai pro dan kontra.

Berbeda dengan anggota DPRD Bandung dari PSI Yoel Yosaphat, yang menilai deklarasi itu tidak urgen, anggota DPRD Kota Bandung dari Fraksi PKS Andri Rusmana mengatakan rencana pengembangan wisata halal di Kota Bandung merupakan sesuatu yang baik.

"Latar belakangnya melihat potensi wisatawan muslim. Kita tangkap mudah-mudahan Bandung bisa menangkap ini. Wisatawan muslim bisa pindah ke Bandung," katanya, saat dihubungi, Senin (9/9/2019).



Menurutnya, pengembangan wisata halal di Kota Bandung bukan sesuatu yang harus diperdebatkan. Sebab, konsep wisata halal bisa menarik minat wisatawan dari Timur Tengah untuk lebih sering datang ke Bandung.

"Dampaknya (tentu) bisa menguntungkan," katanya.

Dia juga berpendapat, pengembangan wisata halal di Bandung bukan berarti mendiskreditkan agama lain. Karena untuk mengembangkan pariwisata tentu perlu merangkul semua kalangan.

"Sebetulnya wisatawan ini harus coba rangkul semua peluang harus kita ambil. Wisata halal ini tidak mengganggu, justru mempermudah (para wisatawan, khususnya umat Islam saat berwisata di Kota Bandung)," ucapnya.

Apalagi, dia menambahkan, potensi wisata Bandung ini cukup besar. Menurutnya, sektor wisata menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) cukup besar, mencapai kurang-lebih 40 persen.

"Jadi ini (pengembangan wisata halal) mungkin strategi pemerintah untuk melihat potensi wisata muslim (yang besar)," ucapnya.



Disinggung mengenai rencana deklarasi 'Muslim Friendly City', dia juga melihat tidak ada yang salah. Pihaknya meminta semua pihak melihat hal tersebut secara bijak tanpa perlu membentur-benturkan sesuatu yang tidak penting.

"Sah-sah saja (deklarasi itu), itu bagian dari strategi saja," ujarnya.



Tonton juga video Melihat Gapura yang Curi Hati Jokowi di Bandung Barat:

[Gambas:Video 20detik]


(mso/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com