detikNews
Jumat 06 September 2019, 15:45 WIB

2 Lumba-lumba Mati di Pantai Karawang, Diduga Terpapar Tumpahan Minyak

Luthfiana Awaluddin - detikNews
2 Lumba-lumba Mati di Pantai Karawang, Diduga Terpapar Tumpahan Minyak 2 lumba-lumba mati di Pantai Karawang diduga terpapar tumpahan minyak. (Foto: Luthfiana Awaluddin/detikcom)
Karawang - Sejumlah warga menemukan lumba-lumba yang mati di pesisir pantai Kabupaten Karawang. Erik Ramdani (30) kemudian melaporkan kematian mamalia itu ke
Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Serang (PSPL) Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Atas laporan itu, tim verifikator bergerak dan mengambil sampel dari bangkai lumba-lumba tersebut.

"Dugaan sementara itu lumba-lumba jenis hidung botol. Tadi kita ambil sampel kulit, daging dan tulang untuk diuji DNA, uji logam berat dan hidrokarbon. Tujuannya untuk mengetahui secara pasti penyebab kematiannya," kata Deden Solihin, Pelaksana Satker DKI Jakarta Loka PSPL Serang kepada detikcom, Jumat (6/9/2019).


Deden bercerita, saat ditemukan lumba-lumba itu hampir membusuk. Terkubur di pasir pantai, di sekitar tubuh hewan laut itu terdapat ceceran minyak mentah berwarna hitam. "Saat ditemukan, sudah terlihat bagian tulang dan sebagian terkubur pasir yang di sekelilingnya ada oil spill," ucap Deden.

2 Lumba-lumba Mati di Pantai Karawang, Diduga Terpapar Tumpahan MinyakFoto: Luthfiana Awaluddin
Dugaan sementara, kata Deden, lumba-lumba itu mati saat mencoba mengambil udara ke permukaan laut. Namun, karena di permukaan air terdapat banyak minyak mentah yang mengambang diduga lumba-lumba itu ikut menghisapnya.

"Dugaan sementara, saat lumba-lumba ini mengambil udara, minyak ikut terhisap. Namun hal ini harus dipastikan lewat uji hidrokarbon. Hasilnya keluar dua pekan lagi," kata Deden.

2 Lumba-lumba Mati di Pantai Karawang, Diduga Terpapar Tumpahan MinyakFoto: Luthfiana Awaluddin
Willy Firdaus, aktivis lingkungan di Karawang menuturkan lumba-lumba hidung botol yang ditemukan mati di Pantai Pelangi, Desa Sungaibuntu, bukanlah lumba-lumba pertama yang mati. Pada tanggal 17 Agustus, warga juga menemukan seekor lumba-lumba mati di pesisir Pantai Cilebar. "Sehari kemudian KKP mengambil sampel dari bangkai hewan itu," kata Willy.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com