Massa Demo di Sukabumi Tolak Proyek OBOR-BRI dan Pemindahan Ibu Kota

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jumat, 06 Sep 2019 15:34 WIB
Massa demo datangi Gedung DPRD Kota Sukabumi menyuarakan beberapa tuntutan. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Massa berbendera tauhid mendatangi gedung DPRD Kota Sukabumi, Jumat (6/9/2019). Massa gabungan yang mengatasnamakan Aliansi Muslim Indonesia Raya (AMIR) itu menyuarakan beberapa tuntutan.

Pantauan detikcom, usai Salat Jumat massa yang membawa berbagai atribut bendera tauhid hitam dan putih sempat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi lalu berjalan kaki ke Jalan Ahmad Yani menuju Gedung DPRD sejauh 1 kilometer.


Tiba di Gedung DPRD Kota Sukabumi, massa kemudian mengibarkan dua bendera hitam raksasa bertuliskan kalimat tauhid. "Jangan ada kriminalisasi ulama, jangan ada kriminalisasi ulama," teriak orator dari atas kendaraan berpengeras suara.

Dari selebaran yang diterima detikcom, massa membawa sejumlah tuntutan mulai dari penolakan Proyek Obor (One Belt One Road) dan BRI (Belt Road Inisiative). Dalam tulisan disebut sejak ditandatanganinya proyek tersebut oleh Pemerintah RI dan RRC telah terbukti merusak sendi-sendi ketahanan bangsa.

Massa juga menolak pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan. Pemindahan tersebut dinilai merupakan bentuk tunduknya pemerintah terhadap proposal asing dan kroni-kroninya.