Motif Pembunuhan dan Bakar Suami-Anak Tiri, Kapolda: Sengketa Jual Rumah

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 27 Agu 2019 20:10 WIB
Rumah tempat kedua korban dibunuh. (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Bandung - Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi mengungkap motif lain dari aksi pembunuhan dan pembakaran yang dilakukan Aulia Kesuma (35) kepada suaminya Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili dan anak tirinya M Adi Pradana alias Dana. Polisi menyebut ada motif sakit hati.

"Hasil pemeriksaan ibu itu (Aulia) mengaku punya utang (ke orang lain). Dua-duanya (Aulia dan Pupung) punya utang. Nah mereka sepakat menjual rumah, kan besar," kata Rudy di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa (27/8/2019).


Rumah yang dimaksud tersebut tak lain rumah di Lebak Bulus, Jakarta. Rumah itu jugalah yang dijadikan tempat eksekusi Pupung dan Dana.

Rudy mengatakan, proses jual rumah itulah yang menuai masalah. Aulia merasa pembagian tak adil.

"Tapi pembagian itulah yang menjadi masalah. Jadi ada sengketa pembagian penjualan. Sementara pengakuannya itu ya," kata dia.


Dalam kasus ini, ada 4 orang eksekutor yang disewa Aulia untuk menghabisi nyawa Edi Candra Purnama dan Mohamad Pradana. Ayah dan anak itu dieksekusi di Lebak Bulus dan jasadnya dibakar oleh anak Aulia, Kelvin dalam mobil di Kabupaten Sukabumi.




Tonton Video Sosok Istri yang Tega Bunuh dan Bakar Suami-Anak Tiri di Mobil:

[Gambas:Video 20detik]

(dir/tro)