Warga Salat Minta Hujan dan Siramkan Zamzam di Tangkuban Perahu

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 27 Agu 2019 15:25 WIB
Warga memanjatkan doa di kaki Gunung Tangkuban Perahu. (Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Hujan deras mengguyur kawasan taman wisata alam (TWA) Gunung Tangkuban Perahu selepas ratusan warga dan santri Pesantren Al Amin menunaikan salat istisqa' atau ibadah meminta hujan, Selasa (27/8/2019).

Sebelumnya, jemaah memanjatkan doa di kaki Gunung Tangkuban Perahu. Kemudian, setelah salat Zuhur, jemaah melanjutkan doa di Masjid Jabal Nur, yang berada di bibir kawah.

Prosesi dilanjutkan dengan menyiramkan air zamzam yang telah diberi doa di bibir Kawah Ratu. Terlihat jemaah istisqa' mengangkat tangannya ke arah langit.

Hujan menyapu abu vulkanik yang bertebaran di atap kios dan pelataran parkir kendaraan di zona wisata. Lantai Kawah Ratu pun tak begitu terlihat karena kepulan asap berpadu air hujan yang turun selama sekitar satu jam.

Pengelola TWA Tangkuban Perahu, Putra Kaban, berharap turunnya hujan bisa menurunkan aktivitas vulkanik sekaligus menyapu abu di lokasi wisata yang dikelolanya.

"Hujan ini adalah buah doa dari jemaah muslim. Kami meminta hujan agar tenang. Erupsi bisa berhenti dan kami pedagang bisa kembali beraktivitas kembali seperti biasa," ujar Kaban seusai ritual.

"Kami memohon ampun, mohon dalam doa agar erupsi bisa dihentikan. Semoga bisa kembali normal kembali," ujar Kaban.

Warga Salat Minta Hujan dan Siramkan Zamzam di Tangkuban PerahuWarga menyiramkan air zamzam yang telah diberi doa di bibir Kawah Ratu Gunung Tangkuban Perahu. (Yudha Maulana/detikcom)
Sementara itu, Ustaz Yandi, yang memimpin jalannya doa, mengatakan doa istisqa' disyariatkan di dalam agama Islam. Ritual ini dilakukan untuk meminta hujan.

"Ketika itu Rasulullah pernah meminta hujan saat terjadi kemarau. Bahkan tangan diangkat tinggi-tinggi sampai bagian ketiak beliau terlihat," ujarnya.

Ia berharap aktivitas wisata di TWA Tangkuban Perahu bisa kembali normal. Pasalnya, ada ribuan pedagang yang mencari rezeki di sana.

"Kita ambil berkahnya saja dari air zamzam itu. Mudah-mudahan Allah mudahkan, pedagang bisa kembali berdagang dan lebih sukses," ujarnya.

Aulia (14), santriwati Ponpes Al Amin, mengatakan baru pertama kali melaksanakan salat istisqa'. "Ya ini baru pertama kali saya lakukan, alhamdulillah doa kami diijabah," katanya.

Salat istisqa' ini juga dibarengi dengan salat hajat atau istigasah yang dilakukan oleh warga dan pedagang di TWA Tangkuban Perahu sejak Minggu (25/8).




PVMBG: Status Gunung Tangkuban Perahu Masih Tinggi:

[Gambas:Video 20detik]

(bbn/bbn)