Informasi dihimpun, api diduga berawal dari api unggun yang lupa dimatikan hingga merembet ke gudang limbah dan dua rumah warga milik Caci dan Memet. Api baru padam 1 jam kemudian atau sekitar pukul 23.30 WIB.
"Berdasarkan keterangan saksi yang melihat, asap nyala api berasal dari gudang limbah dan gudang kosong. Ternyata api sudah mulai membesar. Api diduga muncul karena ada yang menghidupkan api unggun di dekat gudang yang lupa dimatikan," kata Kapolsek Sukalarang AKP Ma'ruf melalui pesan singkat, Rabu (21/8/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Warga dan anggota kita juga membantu dengan peralatan seadanya. Api akhirnya bisa dipadamkan dalam waktu 1 jam. Perkiraan kerugian materi mencapai Rp 150 juta, korban jiwa nihil," lanjutnya.
Polisi menggelar penyelidikan untuk memastikan awal mula api. Dugaan kuat api bersumber dari api unggun yang lupa dimatikan. "Kita lakukan lidik untuk memastikan asal mula api. Kalau dugaan memang akibat nyala api unggun yang lupa dimatikan, kemudian ditinggal begitu saja," tandas dia. (sya/ern)











































