Sambut HUT RI, Warga KBB Santap Liwet Sepanjang 250 Meter

Sambut HUT RI, Warga KBB Santap Liwet Sepanjang 250 Meter

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 16 Agu 2019 22:55 WIB
Warga menggelar acara liwetan di jalanan kampung sepanjang 250 meter. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Warga menggelar acara liwetan di jalanan kampung sepanjang 250 meter. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Warga RW 12 Kampung Cihamirung, Desa Mekarjaya, Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) punya tradisi unik dalam menyambut perayaan HUT Republik Indonesia. Tiap tahunnya, warga menggelar acara liwetan di jalanan kampung sepanjang 250 meter.

Warga duduk 'ngariung' di atas terpal, sambil menyantap liwet lengkap dengan ikan asin, jengkol, sambal dadak dan lalapan. Agar menambah rasa persaudaraan, nasi liwet disajikan di atas lembaran daun pisang. Tua-muda, pria-wanita semuanya makan bersama-sama dengan lahapnya.

Kerlap-kerlip lampu menambah kemeriahan menyantap liwet massal ini. Lampu berwarna-warni itu dipasang di atas bambu yang dibengkokkan hingga membentuk seperti gerbang.

"Masakannya dari swadaya, itu hasil masak masing-masing warga. Mereka membawa makanan dari rumah, semuanya berbaur dan bisa saling mencicipi," ujar Ketua RW 12, Lalan Gunawan (27) di lokasi acara, Jumat (16/8/2019) malam.

Sambut HUT RI, Warga KBB Santap Liwet Sepanjang 250 MeterSedikitnya 550 warga dari 5 RT di RW 12 mengikuti santap liwet massal ini. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Lalan mengatakan acara ini sengaja digelar di malam jelang proklamasi. Pasalnya, ketika itu semangat bangsa Indonesia untuk merdeka begitu menggebu-gebu.

"Kita ambil semangatnya untuk mengumpulkan warga dalam satu momen, awalnya kita mulai dari tahun 2018, ini merupakan tahun yang kedua," ujar Lalan

Menurut dia, sebanyak 550 warga dari 5 RT di RW 12 mengikuti santap liwet massal ini. "Warga sangat antusias, partisipasi mereka tinggi. Hal itu bisa dilihat dari jalanan yang terisi penuh," katanya.

Ia berharap tahun depan, semua RW bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. "Kami berharap bisa menggelar liwetan massal di lapangan desa, mudah-mudahan bisa segera terlaksana," ujar Lalan.

Salah seorang warga, Indri (24), mengatakan acara liwetan massal ini lebih ramai dibandingkan dengan tahun sebelumnya. "Jumlah pesertanya lebih banyak dibandingkan tahun lalu, luar biasa," kata Indri. (bbn/bbn)