detikNews
Kamis 15 Agustus 2019, 13:29 WIB

Baru Lahiran, Eks Bupati Bekasi Tak Ikut Kegiatan Agustusan di Lapas

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Baru Lahiran, Eks Bupati Bekasi Tak Ikut Kegiatan Agustusan di Lapas Napi di Lapas Wanita dan Anak Sukamiskin Bandung mengikuti tari kolosal. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Terpidana kasus korupsi Meikarta Neneng Hasanah Yasin tak banyak berkegiatan saat momen 17 Agustus di Lapas Wanita Bandung. Neneng tak ikut kegiatan lantaran masih proses penyembuhan pasca melahirkan.

Seperti yang terjadi saat diadakan tari kolosal memeriahkan HUT RI sekaligus memecahkan rekor MURI, eks Bupati Bekasi itu tampak tak terlihat. Tari kolosal itu dilakukan sejumlah napi wanita di Lapas Wanita Sukamiskin Bandung, Kamis (15/8/2019).


Kalapas Wanita Sukamiskin Rafni Trikoriaty Irianta menuturkan Neneng memang tak ikut berpartisipasi. Menurut dia, faktor kesehatan menjadi alasan Neneng tak ikut kegiatan tersebut.

"Neneng baru beranak, dia ngurusin bayi saja. Kita milih yang muda-muda saja," ucap Rafni.

Selain dalam kegiatan tari kolosal, Neneng juga tak akan mengikuti sejumlah kegiatan perlombaan 17 Agustus di Lapas tersebut. Menurutnya riskan bila Neneng banyak melakukan gerak usai melahirkan.

"Kalau Neneng ikut nanti gempor, mana dia sakit saraf kejepit tulang belakang. Kalau Neneng ikut, nanti songklak, kita kena salah lagi. Dia nonton doang sama sorak-sorak," kata Rafni.


Tari Kolosal

Kegiatan tari kolosal sendiri memang dilakukan serentak di sejumlah Lapas dan Rutan di Jabar. Kegiatan tersebut merupakan arahan dari Ditjen PAS Kementerian Hukum dan HAM.

Baru Lahiran, Eks Bupati Bekasi Tak Ikut Kegiatan Agustusan di LapasFoto: Dony Indra Ramadhan
Selain di sini, kegiatan serupa juga dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Bandung yang letaknya bersebelahan dengan Lapas Wanita Sukamiskin. Sejumlah anak yang menjalani pidana, melakukan tarian tersebut di aula LPKA.

"Anak didik kita libatkan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa secara meskipun ada di dalam, mereka ini penerus bangsa. Kita juga menumbuhkan kesadaran bangsa dan cinta tanah air untuk nantinya bekerja meneruskan cita-citanya," kata Kepala LPKA Bandung Sri Yanti.
(dir/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed