Dalam pemeriksaan yang berlangsung sejak sepekan itu, 587 ekor sapi dinyatakan sehat dan laik kurban. Sementara ada 50 ekor yang belum cukup umur kurban dan 6 ekor sapi mengalami sakit atau cacat.
"Yang sakit tympani ada 2 ekor sapi, pink eye 2 ekor dan cacat (pincang) 2 ekor," ujar Kepala Seksi Peternakan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi Retno Wulan saat dihubungi, Sabtu (10/8/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk domba, kata Retno, ada 1.106 ekor yang dinyatakan laik dan sehat oleh petugas berdasarkan syariat Islam. Sementara yang belum mencukupi umur mencapai 579 ekor domba serta 27 ekor terkena penyakit.
Untuk batas usia hewan domba atau kambing itu lebih dari satu tahun. Sedangkan untuk hewan jenis kerbau atau sapi usianya harus lebih dari dua tahun.
"(Domba) Yang kena pink eye ada 15 ekor, enternitis ada 2 ekor, orf 9 ekor dan tympani 1 ekor. Lalu ada juga yang cacat 6 ekor," jelas Retno.
Selain sapi dan domba, ada juga 3 ekor kambing yang sehat dan laik untuk dikurbankan.
"Tanggal 11-13 Agustus pemeriksaan post mortem (sesudah disembelih). Kalau hasil pemeriksaan itu sapi kebanyakan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara domba dari Garut sama Bandung Barat," katanya.
Tonton video Bikin Kaget, Ada Sapi Kurban 'Mampir' ke Kafe Semarang:
(tro/tro)











































