500 Pendaki Dipastikan Tak Bisa '17-an' di Puncak Gunung Ciremai

Sudirman Wamad - detikNews
Jumat, 09 Agu 2019 19:23 WIB
Jalur pendakian ke Gunung Ciremai ditutup sementara. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Kuningan - Kebakaran melanda kawasan puncak Gunung Ciremai sejak Rabu (7/8) lalu. Jalur pendakian menuju puncak pun ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.

Bahkan, pihak pengelola mengembalikan uang pembayaran bagi pendaki yang telah memesan tiket. Kondisi demikian membuat tingkat kunjungan ke puncak Gunung Ciremai mengalami penurunan.

"Pastinya berpengaruh terhadap jumlah pendaki yang muncak, jelas menurun jumlahnya," kata Ketua Mitra Pengelola Pendakian Gunung Ciremai (MPPGC) Pos Palutungan Endun Abdullah kepada detikcom, Jumat (9/8/2019).


Endun menyebutkan selama bulan Agustus tahun lalu jumlah pendaki yang berangkat dari Pos Pendakian Palutungan sekitar 2.500 orang. Sementara itu, kata dia, sepanjang tahun 2018 lalu jumlah pendaki yang berangkat dari Pos Pendakian Palutungan mencapai 25.000 orang.

"Jelas menurun jumlahnya. Yang sudah memesan lewat online saja sudah ada konfirmasi untuk pengembalian tiket," kata Endun.

Lebih lanjut, Endun menyebutkan untuk saat ini 500 pendaki yang telah memesan tiket pendakian secara online. Mayoritas untuk pendakian pada 16 dan 17 Agustus mendatang. Namun, Endun belum bisa memastikan jumlah pendaki yang sudah konfirmasi terkait pengembalian tiket.

"Kita masih fokus proses pemadaman. Nanti uang pasti dikembalikan 100 persen, sesuai tarif Rp 60 ribu," katanya.


Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran di kawasan puncak Gunung Ciremai itu terjadi sejak Rabu (7/8) lalu. Hingga Jumat ini, api masih belum bisa dipadamkan. Titik api yang semula berada di jalur pendakian Apuy Majalengka merembet ke jalur pendakian Gua Walet Kuningan. Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menutup jalur pendakian hingga batas waktu yang belum ditentukan.




Tonton Video Heli Water Bombing Siap 'Menyiram' Gunung Ciremai:

[Gambas:Video 20detik]

(tro/tro)