3 Bulan Kekeringan, Ribuan Warga Plaosan Cirebon Butuh Air Bersih

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 30 Jul 2019 16:23 WIB
BPBD Kabupaten Cirebon menyuplai air bersih ke wilayah terdampak kekeringan. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Krisis air bersih akibat kekeringan melanda Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah desa yang terdampak krisis air bersih.

Satgas BPBD Kabupaten Cirebon Suratno mengatakan selama bulan Juli ini BPBD sudah menyalurkan bantuan air bersih ke 15 desa yang krisis air. "Sekitar 15 desa. Satu desa itu kita ber bantuan sebanyak 4.300 liter air bersih atau satu mobil tangki," kata Suratno kepada detikcom saat penyaluran bantuan ari bersih di Dusun Plaosan Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jabar , Selasa (30/7/2019).


Hari ini, menurut Suratno, BPBD telah menyalurkan bantuan air bersih ke empat desa yang terdampak. Proses penyaluran air bersih dilakukan sesuai pengajuan dari pihak desa.

"Desa mengajukan dulu ke kami, terus kami salurkan. Setiap hari bisa tiga sampai empat desa yang kita bantu," ucap Suratno.

Di tempat yang sama, Kepala Dusun Plaosan Sunadi mengaku wilayahnya menjadi langganan krisis air bersih setiap musim kemarau. Warga Dusun Plaosan yang masuk wilayah Desa Sampiran ini kesulitan mendapatkan air bersih lantaran sungai mengering.

"Paling kita manfaatkan pakai mata air yang di sawah, di bor kemudian airnya ditarik ke warga. Ini untuk kebutuhan MCK saja," ucap Sunadi.

Ia mengungkapkan krisis air bersih sudah terjadi sejak tiga bulan yang lalu. "Kurang lebih 1.750 jiwa yang terdampak di dusun ini. Ya berharap sih ke depannya ada solusi yang pasti untuk kebutuhan air bersih ini," ujar Sunadi.


BPBD memprediksi sebanyak 40 desa di 23 kecamatan yang berada di Kabupaten Cirebon berpotensi krisis air bersih. "Kalau melihat data yang ada, yang berpotensi krisis air bersih sebanyak 23 desa dari 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Cirebon," kata Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon H Eman Sulaeman, Selasa (9/7).

Eman menyebutkan potensi krisis air bersih akibat kekeringan pada tahun ini cakupan wilayahnya lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun lalu, lanjut dia, sebanyak 12 kecamatan dan tersebar di desa yang dilanda krisis air bersih. "Tahun lalu itu kita menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 1,7 juta liter air, itu total selama kemarau. Tahun sekarang juga sudah ada beberapa desa yang mulai meminta bantuan karena krisis air bersih," ucap Eman.



Simak Juga 'Kemarau Tiba, Jokowi Minta Jajarannya Antisipasi Dampak Kekeringan':

[Gambas:Video 20detik]

(bbn/bbn)