Obati Luka Bedah Plastik, Aria Pulang ke Rumah dan Istirahat 1 Bulan

Mochamad Solehudin - detikNews
Senin, 29 Jul 2019 14:31 WIB
Aria bocah obesitas asal Karawang diperbolehkan pulang setelah menjalani bedah plastik di RSHS Bandung. (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Setelah menjalani perawatan intensif pasca operasi bedah plastik tahap pertama, Aria Permana (13) remaja yang sempat mengalami obesitas ekstrem asal Karawang akhirnya diperbolehkan pulang. Dia sebelumnya menjalani operasi bedah plastik untuk menghilangkan kulit yang menggelambir di kedua lengannya di RSHS Bandung, Rabu (24/7) lalu.

Pantauan di lapangan, Senin (29/7/2019) sekitar pukul 12.30 WIB, Aria terlihat ke luar dari ruang perawatan di Ruang Fresia 1 RSHS. Dia duduk di atas kursi roda didampingi beberapa perawat dan kedua orang tuanya.


Kondisi Aria, terlihat masih tampak lemas. Dia bahkan belum mampu mengangkat kedua tangannya karena ada luka bekas operasi. Meski begitu, dia tampak begitu senang. Dia juga sesekali melempar senyum ke sejumlah awak media yang telah menunggunya.

Ade Somantri, ayah dari Aria menuturkan, kondisi anaknya saat ini dalam keadaan sehat. Luka bekas operasi di kedua lengannya juga sudah mulai mengering. Hanya saja memang belum bisa beraktivitas seperti sebelumnya.

"(Kondisinya) sehat, jahitan juga sudah pada kering. Cuma anjuran dokter, selama satu bulan jangan terlalu banyak bergerak," kata Ade saat ditemui di RSHS Bandung.


Untuk sementara, kata Ade, Aria akan istirahat di rumah. Anaknya tidak bisa langsung mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah karena menunggu seluruh luka di lengannya sembuh.

"Nanti keluarga koordinasi dengan sekolah (untuk kegiatan belajarnya selama perawatan di rumah)," ucapnya.

Terlepas dari itu, Ade menyatakan, anaknya cukup senang bisa melalui operasi tahap pertama secara lancar. Aria juga senang tangannya yang dulu terlihat menggelambir saat ini sudah jauh lebih baik.

"Saya perhatikan Aria sangat senang. Pas dibuka tutupnya tangannya sudah kecil, dia (Aria) senang," ujarnya.


Sementara itu, Direktur Utama RSHS Nina Susana Dewi menambahkan, kondisi Aria memang dalam keadaan sehat sehingga diperbolehkan pulang. "Dapat dipulangkan berarti secara medik sudah bisa dilepas (pulang). Sudah dalam penilaian tim medis," katanya.

Dia juga menyebut, seluruh pembiayaan operasi tahap pertama Aria sudah ditanggung pihak terkait. Pihaknya memastikan biaya operasi tersebut sudah selesai hasil sumbangan atau donasi salah satu lembaga.

"Pembiayaan tidak minta sepersen pun dari keluarga, tercover ada penyandang dana. Sebetulnya BPJS tapi tidak ada klaim BPJS, sehingga kami cari dana dan alhamdulillah Aria tidak perlu (mengeluarkan biaya)," ujarnya.

Obati Luka Bedah Plastik, Aria Pulang ke Rumah dan Istirahat 1 BulanFoto: Mochamad Solehudin
Untuk diketahui, Aria adalah anak dari pasangan Ade Somantri dan Rokayah warga Desa Cipurwasari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang. Pada 2016 lalu remaja kelahiran 15 Februari 2006 itu sempat menyita perhatian publik karena berat badannya mencapai 193 Kg.

Setelah berhasil menurunkan berat badan, Aria masih harus berjuang untuk menghilangkan sisa kulit bergelambir. Pekan lalu, Aria pun menjalani operasi bedah plastik pertama untuk menghilangkan kulit menggelambir di bagian tangannya. Operasi itu akan lanjut pada bagian tubuh lain setelah luka bekas operasi pertama sembuh. (mso/tro)