PVMBG: Erupsi Tangkuban Parahu Kali Ini Lebih Besar Dibanding 2013

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 26 Jul 2019 21:32 WIB
Peta Gunung Tangkuban Perahu. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Peta Gunung Tangkuban Perahu. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Erupsi Gunung Tangkuban Parahu yang terjadi pada Jumat (26/7/2019) sore lebih besar dibanding fenomena serupa yang terjadi pada 2013 lalu.

Hal itu dikatakan Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Nia Haerani di Pos Pemantauan PVMBG Tangkuban Parahu, Jumat (26/7/2019) malam.


Kali ini tinggi kolom abu teramati kurang lebih setinggi 200 meter. Kolom abu terlihat kelabu dan bergumpal dengan durasi 5 menit 30 detik. Erupsi ini terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 38 mm.

"Tipe erupsinya sama fraktik, tapi mungkin tadi ketinggiannya lebih besar. Kalau yang 2013 singkat dan warnanya tidak kelabu dan bergumpal seperti itu. Waktu itu hanya hujan abu tipis serta tengah malam, jadi tidak ada kepanikan," kata Nia.

Nia mengatakan, erupsi Tangkuban Perahu yang terjadi pada Februari dan Oktober 2013 tak didahului kegempaan vulkanik.

"Hanya gempa hembusan. Karena itu yang terjadi saat ini kami tafsirkan erupsi fraktik. Dari segi intensitas dia tidak akan membesar, Mudah-mudahan tak terjadi yang lebih besar dari itu," ujar Nia.


Ia pun mengimbau agar masyarakat mewaspadai sebaran abu vulkanik yang mungkin terbawa angin. "Abu berbahaya kalau terhisap, karena mengganggu sistem pernafasan. Kami sarankan daerah yang terdampak untuk menggunakan masker agar tak mengganggu kesehatan," katanya. (tro/tro)