detikNews
Jumat 26 Juli 2019, 20:15 WIB

Pantau Tangkuban Perahu dari Swedia, Ridwan Kamil: Warga Jangan Panik

Erna Mardiana - detikNews
Pantau Tangkuban Perahu dari Swedia, Ridwan Kamil: Warga Jangan Panik Tangkuban Perahu ditutup sementara pasca erupsi. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Swedia - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat tidak panik namun tetap waspada terkait erupsi Gunung Tangkuban Perahu. Ia juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya sehingga menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikannya di sela-sela acara Kampung Indonesia di Kungstradgarden, Stockholm, Swedia, Jumat (26/7/2019).

"Saya mendapati kabar tentang situasi Tangkuban Perahu, erupsi lokal tapi asapnya mulai terasa ke Lembang. Saya sudah koordinasi BPBD minta untuk berkoordinasi dengan level desa, lurah, kecamatan. Safety harus diutamakan," ujarnya pada detikcom.


Ia meminta wisatawan dan juga warga untuk tidak mendekati gunung Tangkuban Parahu. "Harap bersabar dulu dan saya minta untuk tidak panik," katanya.

Pria yang karib disapa Emil itu meminta masyarakat juga tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya sehingga menimbulkan kepanikan.

"Mohon untuk tidak gampang share informasi yang hoaks, cari sumber berita resmi. Pastikan berita itu benar. Kita berdoa semoga erupsinya tidak membesar dan membahayakan," ujarnya.


Ditemui di tempat yang sama Wakil Bupati Bandung Barat Henky Kurniawan juga meminta warga khususnya sekitar Lembang meningkatkan kewaspadaannya.

"Meski begitu jangan panik, ikuti perintah petugas setempat apabila sewaktu-waktu harus evakuasi," katanya.

Saat ini, kata dia, yang terkena dampak hujan abu sejumlah kampung di Cikole Lembang. "Semoga tidak ada korban," ujar Hengky.


Simak Juga 'Tangkuban Perahu Erupsi, Jokowi Minta Warga Waspada':

[Gambas:Video 20detik]


(ern/tro)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com