detikNews
Kamis 25 Juli 2019, 16:44 WIB

BBKSDA Jabar Lepas Sepasang Owa Jawa di Situ Patenggang Bandung

Wisma Putra - detikNews
BBKSDA Jabar Lepas Sepasang Owa Jawa di Situ Patenggang Bandung Sepasang owa jawa dilepasliarkan di Situ Patenggang, Kabupaten Bandung. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Bandung - Sepasang owa jJawa (Hylobates Moloch) bernama Boris (9) dan Inge (5) dilepasliarkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jabar bersama Aspinall Foundation Indonesia di Cagar Alam (CA) Situ Patenggang, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pantauan detikcom Kamis (25/7/2019), pelepasliaran primata endemik Jabar ini dipimpin langsung oleh Kepala BBKSDA Jabar Amy Nurwati. Untuk sampai ke lokasi pelepasliaran rombongan harus menaiki perahu melintasi Situ Patenggang sejauh sekitar 1 km.

Sebelum dilepaskan, sepasang Owa Jawa itu dimasukkan ke dalam kandang rehabilitasi sementara. Sesampainya di lokasi, Amy Nurwati menarik tali untuk membuka pintu kandang tersebut.


Setelah dibuka, salah satu Owa, Inge langsung keluar dari kandang dan naik ke atas pohon. Diikuti Boris, 20 menit kemudian. Boris lama keluar dari kandang diduga stres karena terlalu banyak orang yang hadir.

Seperti diketahui, Boris merupakan owa jawa jantan yang didonasikan oleh Kebun Binatang Bali Zoo. Boris lahir dan besar di Bali Zoo, sedangkan Inge merupakan Owa Jawa sitaan BBKSDA Jabar dari warga Jawa Barat.

BBKSDA Jabar Lepas Sepasang Owa Jawa di Situ Patenggang BandungFoto: Wisma Putra
Amy mengatakan pelepasliaran primata ini merupakan kali kedua yang dilakukan di Situ Patenggang, setelah sebelumnya pada tahun 2016 lalu sepasang surili dilepaskan di lokasi tersebut.

"Kegiatan pelepasliaran owa jawa ini merupakan salah satu dari tugas fungsi BBKSDA Jabar dalam rangka pengawetan dan perlindungan satwa liar dilindungi dari sisi aspek ekologi, memberikan penambahan jumlah populasi primata yang ada di sini," katanya usai pelepasliaran.


Ia mengungkapkan, dalam setiap cagar alam atau hutan lindung kawasan konservasi di Jawa Barat, BBKSDA Jabar senantiasa menjaga kelestarian potensi keanekaragaman hayati yang ada di dalamnya, baik tumbuhan maupun satwa liar.

Amy menambahkan BBKSDA Jabar dan Aspinall sebelumnya juga pernah melakukan pelepasliaran owa jawa, surili dan lutung di Gunung Tilu Rancabali.

"Kami berharap pasangan Boris dan Inge ini berhasil beradaptasi dan berkembang biak seperti yang sudah kami lalukakan di Gunung Tilu. Sehingga populasi owa jawa dapat kembali terlihat di kawasan ini (Patenggang)," ujarnya.

BBKSDA Jabar Lepas Sepasang Owa Jawa di Situ Patenggang BandungFoto: Wisma Putra
Sementara itu, Kepala Perawatan Satwa Aspinall Foundation Indonesia Sigit Ibrahim mengatakan, sepasang owa jawa ini telah menjalani masa rehabilitasi kurang lebih satu tahun di Pusat Rehabilitasi Primata Jawa (PRPJ) Aspinall Foundation Indonesia.

"Sejauh ini pasangan owa jawa ini menunjukkan tanda-tanda liar. Mereka tidak mengidap atau terindikasi penyakit menular maupun virus sehingga kita bisa lepasliarkan ke habitatnya," katanya.

Menurutnya pemilihan Patenggang sendiri karena cukup luas kurang lebih 128 hektar. Tim BBKSDA dan Aspinall Foundation Indonesia juga sudah mengkaji berbagai potensi baik makanan maupun interaksi dengan hewan primata liar lainnya yang berada di Patenggang seperti surili dan lutung.

"Informasi terakhir masyarakat setempat mendengar keberadaan owa jawa ini pada tahun 80-an. Sehingga kami ingin mengembalikan populasi atau spesies yang sempat hilang di cagar alam ini," ucapnya.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com