detikNews
Rabu 24 Juli 2019, 10:35 WIB

Jamal 'Preman Pensiun' Tunggu Keputusan BNN soal Rehabilitasi

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jamal Preman Pensiun Tunggu Keputusan BNN soal Rehabilitasi Zulfikar alias Jamal 'Preman Pensiun' (tengah) di kantor BNN Jabar, beberapa waktu lalu. (Foto: Mukhlis Dinillah/detikcom)
Bandung - Zulfikar yang ditangkap polisi karena kedapatan menggunakan sabu mengajukan proses rehabilitasi ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Barat. Pemeran Jamal dalam sinetron 'Preman Pensiun' itu tengah menunggu keputusan dari BNN.

"Untuk saat ini masih dalam upaya pengajuan. Kita berharap pengajuan rehabilitasinya diterima. Sehinga nanti akan dikirim ke Lido (pusat rehabilitasi)," ucap Henky Solihin, pengacara Zulfikar, saat dihubungi, Rabu (24/7/2019).


Henky menuturkan proses pengajuan rehabilitasi sudah dilakukan sejak Zulfikar ditangkap personel Satnarkoba Polrestabes Bandung. Zulfikar telah melalui serangkaian proses asesmen dari BNN.

"Asesmen itu seputar pertanyaan dari BNN kenapa menggunakan, sudah berapa lama, itu kan pertanyaannya banyak sekali. Dari hasil asesmen itulah, menjadi satu pertimbangan dari BNN. Saya sangat berhadap bisa disetujui," tuturnya.

Henky menyatakan ada beberapa pertimbangan yang dia yakini Zulfikar perlu direhabilitasi. Menurut dia, Zulfikar merupakan korban dalam kasus narkotik yang menjeratnya.

"Di Undang-undang sendiri mewajibkan untuk korban itu direhabilitasi. Di sisi lain, kita melihat penjara itu bukan suatu penyelesaian. Terus Jamal ini karena ketidaktahuan, bahwa itu bisa error-kan otak.


"Jamal ini jauh dari keluarga dan orang tua. Rasanya perlu untuk direhab menurut saya sehingga dia kembali percaya diri dan bisa berkarya lagi," tutur Hengky.

Zulfikar ditangkap polisi di sebuah apartemen di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung pada Sabtu (20/7) dini hari lalu. Dari tangan Zulfikar, polisi menemukan sebuah alat hisap sabu.


Ini Alasan Jamal ''Preman Pensiun'' Pakai Narkoba:

[Gambas:Video 20detik]


(dir/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com