detikNews
Sabtu 13 Juli 2019, 21:42 WIB

Suami Komsatun Minta Pembunuh dan Pemutilasi Istrinya Dihukum Mati

Wisma Putra - detikNews
Suami Komsatun Minta Pembunuh dan Pemutilasi Istrinya Dihukum Mati Pembunuh dan pemutilasi Komsatun/Foto: Dony Indra Ramadhan
Bandung - Suami Kumsatun Wachidah (51), Soib (51) berharap pembunuh istrinya Deni Prianto dihukum mati. Tindakannya sudah melebihi binatang.

"Harapan saya kasus istri saya supaya hukuman kepada pelaku sesuai hukum yang berlaku," kata Soib kepada detikcom, Sabtu (13/7/2019) di kediaman Ketua RW 21 di Kecamatan Cileunyi.

Ia berujar, pihak keluarga sudah menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian Polres Banyumas. "Sesuai aturan hukum berlaku, maksimal hukuman mati karena sudah keterlaluan sekali," ujarnya.

Menurutnya, prilaku yang dilakukan tersangka terhadap istrinya melebihi binatang.

"Sudah seperti binatang, bukan seperti binatang lagi. Binatang dipotong masih dielus-elus. Ini sampai dibakar. Jadi biadab sekali. Saya mohon hukuman mati, tidak ada ampun lagi," tegasnya.

Soib menyatakan pemakaman istrinya akan dilakukan besok di kampung halamannya, Temanggung.

Meski hasil tes DNA korban keluar dua pekan ke depan, menurutnya, bila besok jasad korban diserahterimakan oleh pihak kepolisian akan langsung dimakamkan.

"Tes DNA keluar dua minggu lagi. Besok konfirmasi petugas, hari ini kakaknya sudah cek ke Polres Banyumas. Di Temanggung dan dikuburkan di sana. Mudah-mudahan besok enggak ada masalah," ungkapnya.

Soib menambahkan pihak keluarga di Temanggung sudah mempersiapkan pemakaman.

"Sudah ada yang mengkondisikan di sana, sudah siap semua. Lokasinya di Masjid Kauman belakang Pasar Kecamatan Kedu, Temanggung," pungkasnya.



Simak Video "Asmara Jadi Motif di Balik Aksi Keji Mutilasi di Banyumas"
[Gambas:Video 20detik]

(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed