Walkot Bandung Ajak Warga Perbanyak Buat Drumpori Tampung Air

Walkot Bandung Ajak Warga Perbanyak Buat Drumpori Tampung Air

Mochamad Solehudin - detikNews
Senin, 08 Jul 2019 15:16 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Wali Kota Bandung Oded M Danial. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Bandung - Pemerintah Kota Bandung menyiapkan langkah untuk antisipasi masalah kekeringan di musim kemarau. Satu yang kini sedang gencar adalah pembuatan drumpori.

Wali Kota Bandung Oded M Danial menuturkan, masalah kekeringan di Kota Bandung bisa diatasi salah satunya dengan pembuatan drumpori. Dengan begitu air hujan yang turun ke tanah bisa ditampung dan tidak langsung terbuang percuma.


Meski begitu, Oded menilai saat ini belum memasuki musim kemarau yang cukup parah. Karena sampai sekarang hujan dengan intensitas tidak besar masih mengguyur Kota Bandung.

"Mumpung sekarang masih musim hujan, saya mendorong, mengimbau (warga) harus jadi warga Bandung yang bersyukur. Ketika dikasih suplai air oleh air hujan makanya (kita buat) tandon (penampung) air," kata Oded di Balai Kota Bandung, Senin (8/7/2019).

Dia mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang menggencarkan pembuatan drumpori. Pembuatan drumpori itu diharapkan bisa menjadi solusi mengatasi banjir sekaligus menyimpan cadangan air saat musim kemarau.

"Saya dorong, gencar (pembuatan) sumur resapan atau drumpori. Ini harus diperbanyak, karna saya yakini drumpori sebagai sumur resapan, bisa mengelola dengan baik saya rasa (air) cukup ketika musim kemarau," ucapnya.


Selain itu, berbagai pembangunan infrastruktur untuk tata kelola air juga sedang dilakukan. Seperti pembangunan Wateland Park di Cisurupan. Kemudian rencananya satu lagi pembangunan serupa akan dibuat di kawasan Cidadap.

"Nanti kita perbanyak (tempat-tempat penampungan air)," ucapnya.


Dihubungi terpisah Direktur Utama PDAM Tirtawening Sonny Salimi mengatakan saat ini sumber air baku untuk memenuhi produksi masih relatif aman. Hanya saja ada sedikit kendala di Instalasi Pengelolaan Air Cipanjalu di Ujungberung.

Di lokasi tersebut pihaknya perlu berbagai sumber air dengan warga sekitar. Karena air yang mengalir di sungai itu juga dimanfaatkan warga untuk mengairi sawah.

"Semua sumber air masih aman (air baku) kecuali IPA Cipanjalu Ujungberung karena sungainya berebut sama petani," katanya.

Simak Video "Tak Terima Ibunda Dianiaya, Pria di Bandung Barat Nekat Bacok Paman!"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/tro)