detikNews
Jumat 05 Juli 2019, 19:50 WIB

Idap Penyakit Langka GBS, Bocah Lelaki di Cimahi Nyaris Lumpuh

Yudha Maulana - detikNews
Idap Penyakit Langka GBS, Bocah Lelaki di Cimahi Nyaris Lumpuh Rifki Mulyanudin (12) ditemani ibunya. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Cimahi - Rifki Mulyanudin, warga Kampung Bobojong RT 6 RW 15, Cipageran, Kota Cimahi, Jawa Barat, hanya bisa berbaring. Bocah berusia 12 tahun itu diduga mengidap penyakit tergolong langka bernama Guillain Barre Syndrome (GBS) sehingga membuatnya nyaris lumpuh.

Herna (32), ibu dari Rifki mengatakan, kondisi itu telah dialami anak sulungnya sejak dua tahun yang lalu. Betis Rifki tampak mengecil.

"Waktu kelas 5 SD disuntik vaksin Rubella, dua minggu kemudian mengalami sakit panas, batuk, kemudian nyeri ulu hati. Saya juga heran kenapa kalau batuk kok enggak sembuh-sembuh," ujar Herna saat ditemui detikcom, Jumat (5/7/2019).

Ia pun sempat membawa anaknya ke puskesmas dan rumah sakit untuk MRI, namun hasilnya normal. "Setelah diperiksa hasilnya normal, bukan Rubella, tapi sampai sekarang belum diketahui sakit apa," kata Herna.

Lambat laun, penyakit itu membuat kaki bocah penggemar Persib Bandung itu kaku. Rifki hanya bisa duduk dan tertidur di atas kasur setiap harinya.

Setiap harinya, Herna dan suaminya telaten mengajari Rifki berbagai pelajaran. Hal itu dilakukan agar tak tertinggal pendidikannya.

"Dia suka bilang kenapa Iki (Rifki) yang sakit terus, Iki pengen sembuh lagi. Dia ini anaknya ceria dan suka main bola," ucapnya.

Sebelumnya, ia berujar, Rifki pernah disuntik vaksin Rubella saat duduk di bangku kelas 3 SD. Tak jauh berbeda, Rifki pun mengalami sakit yang cukup lama. Namun bisa kembali pulih.

"Pernah diberi obat herbal juga," katanya.

Penghasilan suaminya, Dede Hidayat (40), yang hanya menjadi loper koran dan penjaja minuman ringan, membatasinya untuk mengobati anak pertama dari ketiga bersaudara itu.

"Saya pernah mengajukan KIS ke Dinkes Cimahi dan PKH ke Dinsos, tapi jawabannya tidak terdata terus. Akhirnya saya memakai BPJS yang berbayar setiap bulannya," tutur Herna.

Pemkot Cimahi Turun Tangan

Dokter Umum Puskesmas Cipageran, Diani Anggraeni mengatakan, Rifki mengidap Guillain Barre Syndrome (GBS) atau penyakit langka yang dimana sistem kekebalan tubuh menyerang sistem syaraf.

"Jadi penyakitnya bisa menyerang siapa saja, tidak berpatok pada umur seperti Rifki yang masih anak-anak. Gejala awalnya batuk pilek hingga diare hingga lumpuh dulu dua-duanya," tuturnya.

Menurutnya, penyakit yang diderita Rifki bisa diatasi, asalkan segera dan telaten ditangani. "Ini penyakit langka, perbandingannya 1 berbanding 1.000. Ini berbeda dengan polio yang biasanya lumpuhnya itu satu kaki dulu," ucap Diani.

Walikota Cimahi Ajay M Priatna berjanji memberikan bantuan dengan melibatkan Dinas Kesehatan Kota Cimahi. "Ini sedang kami tangani, semaksimal mungkin pemerintah kota akan membantu karena (keluarganya) memang membutuhkan bantuan untuk biaya terapi," ujarnya di rumah Rifki.

Selain itu, dalam waktu dekat pihaknya juga akan memberikan kursi roda agar Rifki setidaknya bisa beraktivitas selama menjalani perawatan. "Terkait JKN-KIS kami akan urus semuanya karena saat ini mereka mandiri, Pemkot Cimahi akan urus itu dan saya sudah meminta agar dokter dari Dinkes segera melakukan penanganan," kata Ajay.

Simak Video "Wanita Ini Mendadak Alergi Air Usai Melahirkan"
[Gambas:Video 20detik]

(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com