detikNews
Kamis 04 Juli 2019, 12:28 WIB

Merokok Selagi Kerja, PNS di Purwakarta Disanksi Sumbang 10 Alquran

Tri Ispranoto - detikNews
Merokok Selagi Kerja, PNS di Purwakarta Disanksi Sumbang 10 Alquran Ilustrasi larangan merokok (Foto: thinkstock)
Purwakarta - Pemkab Purwakarta mengeluarkan aturan larangan merokok saat jam kerja untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan non-PNS. Bagi mereka yang ketahuan akan mendapatkan sanksi yaitu membeli minimal 10 Alquran untuk disumbangkan ke masjid atau musala.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan larangan tersebut bertujuan agar pelayanan dan pekerjaan pegawai di lingkungan Pemkab Purwakarta atau OPD bisa berjalan optimal.

"Alasan utamanya, pegawai harus fokus bekerja. Selain itu, demi kesehatan dan kebersihan juga. Jangan sampai ruang kerja penuh dengan asap rokok ataupun sisa pembakaran rokok," kata Anne dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (4/7/2019).


Peraturan ini sudah mulai berjalan. Bahkan kini sudah ada tiga PNS yang terkena sanksi tersebut saat Anne sidak di lingkungan Setda Kabupaten Purwakarta.

"Kemarin kita berikan sanksi langsung. Yang terkena sanksi harus menyumbangkan kitab suci Alquran. Sampai hari ini ada 30 Alquran," ujarnya.

Merokok Selagi Kerja, PNS di Purwakarta Disanksi Sumbang 10 AlqruanBupati Purwakarta Anne Ratna Mustika (Foto: Tri Ispranoto/detikcom)
Nantinya, menurut Anne, Alquran yang terkumpul akan diberikan pada masjid, musala, madrasah, sekolah atau pesantren, termasuk dibagikan pada anak-anak yang belum memilikinya.

"Dengan aturan ini diharapkan pegawai dapat sadar bahwa pentingnya kesehatan serta lingkungan kerja yang nyaman, aman dan rapi serta bebas dari asap rokok," kata wanita yang karib disapa Ambu ini.


Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purwakarta Asep Supriatna mengatakan peraturan tersebut sudah lama digulirkan. Bahkan ke depan akan dibentuk tim pengawas khusus yang melakukan sidak.

Jika tim ini sudah terbentuk, Asep menegaskan, tak ada toleransi bagi pegawai. Mereka yang merokok di sembarang tempat langsung kena sanksi.

"Kita harapkan ke depan tidak ada lagi pegawai yang merokok saat bekerja," tutur Asep.

Simak Video "Mendagri Pusing, Kepala Daerah Masih Saja Terkena OTT"
[Gambas:Video 20detik]

(tro/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com