Rumah Guru Honorer di Ciamis Hangus Terbakar

Rumah Guru Honorer di Ciamis Hangus Terbakar

Dadang Hermansyah - detikNews
Rabu, 03 Jul 2019 10:30 WIB
Rumah Guru Honorer di Ciamis Hangus Terbakar
Foto: Dadang Hermansyah
Ciamis - Rumah milik Amah (49) seorang janda di Dusun Kulon, Desa Cimari, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis hangus terbakar Rabu (3/7/2019) dini hari. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun bagian dapur rumah habis jadi arang, sebagian tengah rumah terbakar. Kerugian ditaksir Rp 20 juta.

Saat ditemui di lokasi kejadian, Amah mengaku kaget rumahnya tiba-tiba terbakar. Saat bangun akan salat tahajud, Amah mendengar suara gemericik seperti hujan di atas genting.

Namun ketika ia keluar rumah untuk melihat hujan turun, Amah kaget ternyata api sudah membesar membakar bagian dapur rumahnya. Lalu Amah langsung berteriak minta tolong sehingga membangunkan warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira hujan, suaranya seperti hujan. Alhamdulillah hujan. Tapi setelah saya keluar rumah, kaget ternyata suara itu api sudah membakar rumah. Kejadian sekitar pukul 2.00 WIB," ujar Amah yang juga guru honorer di salah satu MTs di Cikoneng saat ditemui di lokasi Rabu (3/7/2019) siang.

Warga langsung berdatangan untuk memadamkan api. Sebagian meminta bantuan pemadam kebakaran. Warga memadamkan api dengan ember dan alat seadanya. Menggunakan air kolam yang tak jauh dari lokasi kebakaran. Tak lama kemudian 2 unit armada pemadam kebakaran tiba dan langsung memadamkan api.

"Yang kebakar bagian dapur habis semua dan sebagian tengah rumah. Kerugian sekitar Rp 20 juta," terangnya.

Tetangga korban Edi Yusmadi, mengaku saat ia masih terjaga mendengar Amah berteriak meminta tolong. Saat keluar ternyata api sudah membesar di bagian dapur milik Amah. Ia dan warga lainnya langsung berinisiatif memadamkan api menggunakan air kolam.

"Sekitar satu jam api berhasil dipadamkan. Untuk penyebab kebakaran kemungkinan dari pembakaran sampah di belakang dapur. Masih menyala lalu menyambar ke bilik dapur sampai api membesar," pungkasnya.


(ern/err)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads