Dirut Klaim KCIC Sudah Berizin, Bupati KBB: Sampai Hari Ini Belum

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 02 Jul 2019 17:35 WIB
Dirut KCIC bertemu dengan Bupati Bandung Barat bahas soal perizinan. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra membantah jika pembangunan kereta cepat di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak berizin.

Menurutnya proses izin pembangunan kereta cepat di KBB hanya masalah informasi. Ia pun menemui Bupati Bandung Barat Aa Umbara dan jajarannya untuk menyampaikan hal tersebut.

"Pihak kabupaten belum menerima informasi konsep secara keseluruhan. Nanti kalau konsep yang jelas yang kita olah bersama antara pihak terkait baik pemerintah maupun siapapun investor yang dikembangkan," ujar Chandra Chandra usai pertemuan di Ruang Rapat Bupati, Selasa (2/7/2019).


Pihaknya pun membicarakan konsep penataan Transit Oriented Development (TOD) seluas 5.000 hektare yang dibagi ke dalam beberapa kluster.

"Proses izin itu tinggal mengikuti, kalau kita buat izin tapi ternyata aktivitasnya lain, kan bagaimana. Kita sedang membuat konsep dan tak mau jalan setengah-setengah," kata Chandra.

Terkait kemajuan pembangunan KCIC secara umum, Chandra mengatakan saat ini baru berjalan 22 persen. "Mungkin bisa dilihat di pinggir jalan tol, kita bikin fondasi di bawah tanah. Kalau di bawah sudah selesai, baru kita ke atas," ucapnya.


Selepas pertemuan, Aa Umbara mengatakan pihaknya masih belum mengeluarkan izin terkait proyek strategis nasional tersebut.

"Jadi sudah bicara, tapi sampai hari ini perizinan belum dikeluarkan. Hari ini kita juga bicara dengan KCIC, sekda dan seluruh tim yang masuk ke perizinan," kata Aa.

Ia menegaskan, pihaknya tak keberatan dengan berlangsungnya proyek tersebut. Apalagi proyek ini bersinergi dengan rencana Bandung Barat untuk mengembangkan area wisata. Namun ia berharap pengembang bisa memenuhi komitmen dengan pemerintah daerah.

"Kita hanya meminta pelebaran jalan, ini bukan hanya untuk masyarakat, tapi untuk KCIC juga nanti ke depannya," ujar Aa.

Simak Video "KPK Tetapkan Bupati Bandung Barat Tersangka Pengadaan Barang COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(tro/tro)