detikNews
Selasa 02 Juli 2019, 13:36 WIB

Indonesia Kebagian Lihat Gerhana Matahari Cincin 26 Desember

Yudha Maulana - detikNews
Indonesia Kebagian Lihat Gerhana Matahari Cincin 26 Desember Gerhana matahari cincin. (Foto: Hasan Al Habshy/detikcom)
Bandung - Gerhana Matahari Total (GMT) yang terjadi hari ini dan besok (3/7/2019) tidak akan bisa dilihat langsung dari Indonesia, bahkan Asia. Sebab fenomena itu hanya akan terlihat di kawasan Samudera Pasifik dan Amerika Serikat.

Meski begitu warga yang tak bisa menyaksikan fenomena itu jangan lekas berkecil hati. Pasalnya, di Indonesia akan ada gerhana matahari sebagian yang diprediksi terjadi pada 26 Desember 2019.

"Gerhana matahari selanjutnya akan terjadi pada 26 Desember, gerhana matahari sebagian," ujar Tim Observatorium Bosscha Yatny Yulianty kepada detikcom, Selasa (2/7/2019).


Jalur gerhana matahari sebagian atau cincin ini dimulai dari Arab Saudi pada pagi hari, kemudian India, Indonesia, Singapura dan Serawak di Malaysia.

Terkait GMT, Yatny mengatakan fenomena itu hanya bisa disaksikan di kawasan Samudera Pasifik dan sebagian besar wilayah Amerika Serikat. Fenomena ini terjadi ketika posisi matahari, bulan, bumi berada dalam satu garis lurus sehingga cahaya matahari tertutup sepenuhnya oleh bayangan bulan.


Kejadian ini menyebabkan wilayah bumi yang dilintasi menjadi gelap gulita dalam sesaat karena cahaya matahari tertutup sepenuhnya oleh bayangan bulan.

"Kalau di Bosscha tidak bisa diamati, di wilayah Bandung gerhana tersebut akan dimulai pada pukul 23.55 WIB, banyak yang akan menayangkan livestream-nya, jadi bisa ikut menyaksikan via internet," ujarnya.

Simak Video "Gerhana Matahari Total di Chili"
[Gambas:Video 20detik]

(tro/tro)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com