detikNews
Kamis 27 Juni 2019, 11:42 WIB

12 Kecamatan di Ciamis Rawan Kurang Air Bersih Saat Musim Kemarau

Dadang Hermansyah - detikNews
12 Kecamatan di Ciamis Rawan Kurang Air Bersih Saat Musim Kemarau
Ciamis - Mulai Bulan Juni ini di Kabupaten Ciamis telah memasuki musim kemarau. BPBD Kabupaten Ciamis telah memetakan daerah rawan kekeringan dan kekurangan air bersih.

Sejauh ini BPBD belum menerima laporan adanya pengajuan bantuan air bersih. Berdasarkan edaran BMKG pada bulan Maret 2019 yang diterima BPBD Ciamis, prakiraan puncak musim kemarau di Ciamis terjadi pada akhir Juli sampai Agustus mendatang.


Ada 12 Kecamatan di Ciamis yang diperkirakan rawan kekurangan air bersih yakni Kecamatan Ciamis, Pamarican, Baregbeg, Cijeungjing, Banjaranyar, Cisaga, Cikoneng, Banjarsari, Cidolog, Cipaku, Rajadesa dan Purwadadi.

Warga kekurangan air bersih diperkirakan berada di 69 titik di 27 Desa dan 3 Kelurahan. Umumnya daerah yang kekeringan dan yang mengalami kekurangan air bersih di Ciamis ini merupakan daerah dataran tinggi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Ciamis Ani Supiani mengaku sudah menyiapkan 3 tangki terdiri dari 2 dari PDAM dan 1 tangki milik BPBD untuk menyalurkan air bersih bagi warga yang membutuhkan. Namun sejauh ini belum ada laporan dari Desa.

"Sekarang kami menunggu laporan dari Desa-desa, setelah mendapat laporan lalu kami melakukan peninjauan ke lokasi. Bila memang betul membutuhkan langsung ditindaklanjuti dengan mengirimkan air bersih," ujar Ani saat ditemui di kantornya Jalan RAA Sastrawinata, Kamis (27/6/2019).


Untuk pengadaan air bersih selama musim kemarau, pihak BPBD akan bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah yakni PDAM dan bantuan swasta. Tahun lalu BPBD Ciamis menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 233 tangki ukuran 4 ribu liter per tengki.

"Kami akan mengajak dunia usaha, perbankan, PDAM dan BUMN untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat Ciamis yang membutuhkan karena kemarau. Kami menunggu bantuannya," ucapnya.

12 Kecamatan di Ciamis Rawan Air Bersih Saat Musim KemarauFoto: Dadang Hermansyah

Ani menyampaikan bagi masyarakat yang memang sudah mengalami kesulitan air, bisa langsung memberikan laporan ke desa lalu diteruskan ke BPBD untuk kemudian akan ditindaklanjuti pengiriman air bersih.

"Diimbau saat musim kemarau sebaiknya warga menghemat air. Air bersih dari BPBD itu untuk meringankan bagi warga yang sudah sangat kesulitan," ujar Ani.




Tonton video Musim Kemarau, Warga Terpaksa Manfaatkan Air Sungai Citarum:

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Maling Motor di Ciamis, Pria Ini Ditelanjangi dan Diamuk Massa"
[Gambas:Video 20detik]

(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com