detikNews
Rabu 19 Juni 2019, 14:30 WIB

Eks Tukang Ojek Beromzet Puluhan Juta dari Mengolah Bambu

Yudha Maulana - detikNews
Eks Tukang Ojek Beromzet Puluhan Juta dari Mengolah Bambu Berbagai olahan bambu yang diproduksi Dian di Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Berawal dari keisengan, Dian Setiawan (42) yang kala itu menjadi tukang ojek terinspirasi untuk membuat gelas dari bambu pada 2011 silam. Setelah delapan tahun berselang, kini warga Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) itu bisa meraup puluhan juta rupiah per bulan.

"Awalnya saya pengangguran, tukang ojek. Kemudian saya melihat beberapa batang bambu yang bagus di kebun. Kemudian saya iseng-iseng buat miniatur, kata yang di rumah hasilnya bagus," kata Dian saat ditemui, Rabu (19/6/2019).


Setelah itu, ia bertemu dan dibina Dinas Perdagangan dan Perindustrian KBB. Sebelumnya ia membuat miniatur seperti truk atau menara Eiffel, namun peminatnya terbatas.

"Saya terpikir untuk membuat produk yang melingkupi semua kalangan, barulah di sana membuat gelas dan piring dari bambu. Setelah dibawa ke pameran responnya bagus," kata Dian yang kini memperkerjakan empat karyawan itu.
Awalnya Iseng, Eks Ojek Ini Kini Beromzet Puluhan Juta dari BambuFoto: Yudha Maulana
Ia pun terus mengembangkan produknya dengan cara menambah pegangan dan membuatnya dalam berbagai ukuran. Kini Dian telah membuat 10 macam gelas yang ia banderol dari Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per satuannya.

Peminatnya pun tak hanya di dalam negeri, namun juga menembus pasar di Jerman, Yunani dan Arab Saudi. Ia juga menjual barangnya lewat toko daring.

"Banyaknya barang saya diambil di sini, terus ada yang memasarkan di luar negeri. Barang kita aman, tahan panas dan tidak mengandung bahan kimia, pernah diuji di Jerman," katanya.
Awalnya Iseng, Eks Ojek Ini Kini Beromzet Puluhan Juta dari BambuFoto: Yudha Maulana
Selain membuat gelas dan piring, workshop Dian yang berada di Desa Kertawangi itu juga membuat otopet, miniatur kendaraan dan hiasan lain yang harganya bisa mencapai Rp 1,5 juta tergantung tingkat kesulitan pembuatan.

"Kebanyakan yang dibuat piring, dalam sehari bisa membuat 50 gelas dari bambu. Semua pengerjaannya masih manual, tidak menggunakan mesin," katanya.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com