detikNews
Rabu 19 Juni 2019, 11:56 WIB

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Pria Bertato 'Bandel' di Cianjur

Syahdan Alamsyah - detikNews
Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Pria Bertato Bandel di Cianjur Polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan pria bertato 'bandel' di Cianjur. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Cianjur - Satreskrim Polres Cianjur menggelar rekonstruksi pembunuhan seorang pria di Kebun Teh Kampung Tegalega, RT 4 RW 1, Desa Mekarwangi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur pada Minggu (26/6/2019) lalu.


Rekonstruksi dilakukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Rabu (19/6/2019) siang. Begitu ketiga pelaku diturunkan dari kendaraan tahanan, warga yang datang ke lokasi meneriaki pelaku. Beragam cacian dilontarkan warga kepada para pelaku yang terlihat masih berusia muda tersebut.

"Ngotoran wae kampung aing maraneh, (mengotori kampung saya kalian)," teriak warga.

"Leupas we Pak, keun we dihukum ku warga di dieu, (lepaskan saja pak, biar dihukum warga di sini)," teriak warga yang terus mengikuti rombongan pelaku saat dikawal ketat petugas kepolisian.


Dari papan penanda yang dipakai, para pelaku diketahui berinisial F, A dan S. Korban sendiri digantikan anggota kepolisian, di papan yang dipasang terlihat korban bernama Abdullah Sobarudin alias Duduy.

Dari papan-papan yang menggambarkan situasi dan lokasi kejadian tersebut berawal dari Kampung Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi. Korban diketahui sebagai warga setempat, ketiga pelaku mendatangi dan menjemput korban.

Terlihat hadir di lokasi rekonstruksi Kapolres Cianjur AKBP Soliyah. Hingga saat ini proses rekonstruksi masih berjalan. Warga sendiri terus berdatangan memadati lokasi, mereka berjejer di belakang batas 'police line' yang dipasang polisi.
Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Pria Bertato 'Bandel' di CianjurFoto: Syahdan Alamsyah
Sebelumnya, Kapolres Cianjur AKBP Soliyah membenarkan penangkapan para pelaku. Rencananya hari ini anggotanya akan melakukan rekonstruksi kejadian tersebut.

"Betul (pelaku ditangkap), rencananya hari ini kita akan gelar rekonstruksi di lokasi. Untuk data lengkapnya tunggu nanti ya," singkat Soliyah melalui sambungan telepon, Rabu (19/6/2019).
(sya/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com