detikNews
Senin 17 Juni 2019, 16:58 WIB

Pembuat Surat 'Sensen Presiden Indonesia' Jadi Tersangka Makar

Hakim Ghani - detikNews
Pembuat Surat Sensen Presiden Indonesia Jadi Tersangka Makar Surat yang dibuat Hamdani. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut - Polisi menetapkan pria bernama Hamdani sebagai tersangka. Hamdani merupakan pembuat surat 'Sensen Presiden Indonesia' yang bikin geger publik Garut, Jawa Barat.

"Sudah ditetapkan tersangka," ujar Kasatreskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng kepada detikcom via pesan singkat, Senin (17/6/2019).


Maradona mengatakan Hamdani diterapkan tersangka dalam kasus makar dan penistaan agama yang diduga dilakukannya.

"Betul (Hamdani tersangka makar dan penistaan agama)," kata Maradona.

[Gambas:Video 20detik]


Hingga kini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap Hamdani dan sejumlah saksi. Hasil pemeriksaan sementara, sambung Maradona, Hamdani mengakui Sensen sebagai nabi dan Presiden RI.

"Sampai saat ini kami masih terus menggali keterangan dari yang bersangkutan. Secepatnya akan kami sampaikan hasil pemeriksaan," kata Maradona.


Nama Sensen Komara selama ini menjadi sorotan publik Garut lantaran mengaku nabi dan Presiden Negara Islam Indonesia. Sedangkan Hamdani merupakan pengikut Sensen.

Pada Selasa (11/6), Hamdani membuat surat pengakuan yang mengejutkan. Dia mengakui Sensen Komara sebagai Presiden Indonesia dan Rasul. Hamdani menyebar surat tersebut ke masjid dan kantor pemerintah di wilayahnya.

"Bapak Drs Sensen Komara BM ESA adalah Presiden pusat Republik Indonesia, imam negara Islam Indonesia, Rosul Alloh," kata Hamdani dalam surat itu.


Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan Hamdani mengakui membuat surat yang menyebut bahwa Sensen sebagai nabi dan Presiden Indonesia pusat.

"Saat diperiksa memang dia yang membuat surat. Dia mengakui Sensen sebagai presiden pusat. Ini masih terus kita dalami. Maksudnya apa," kata Budi.

Budi memastikan akan segera memberikan informasi rinci terkait pengungkapan kasusnya.

"Besok kita adakan rilis kasus ini," ujar Budi.


Tonton juga video Kivlan Zen Disebut Perintahkan Bunuh 4 Tokoh, Pengacara Lapor Polisi:

[Gambas:Video 20detik]


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com