detikNews
Kamis 06 Juni 2019, 13:15 WIB

Heboh Warga Cianjur Kena Cacar Monyet, Dinkes: Itu Scabies

Syahdan Alamsyah - detikNews
Heboh Warga Cianjur Kena Cacar Monyet, Dinkes: Itu Scabies (Infografis Cacar Monyet/detikcom)
Cianjur -
Lini masa media sosial di Cianjur, Jawa Barat, ramai dengan tautan artikel soal adanya satu kampung di Desa Neglasari Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan yang diduga terpapar virus cacar monyet atau monkeypox.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur telah melakukan investigasi mendalam ke sumber lokasi. Hasilnya tidak ditemukan kekhawatiran atau gejala adanya virus yang menyebabkan ruam di telapak tangan dan kulit tersebut.

"Bukan monkeypox atau cacar monyet, ruam yang diderita oleh warga akibat personal hygine yang kurang baik dan dikarenakan penggunaan air untuk mandi, mencuci dan memasak adalah bersumber dari air sawah," kata Kadinkes Cianjur Tresna Gumilar melalui pesan singkat yang diterima detikcom, Kamis (6/6/2019).


Menurut Tresna, pihaknya menurunkan tim investigasi yang merupakan gabungan Dinkes dan Puskesmas Rawat Inap Cidaun dengan dibantu seorang dokter.

"Kami investigasi langsung terhadap penderita di Kampung Riung Saung, RT 04 RW 02, Desa Neglasari, Kecamatan Cidaun. Kita juga melakukan komunikasi, berdasarkan hasil wawancara dengan keluarga dan penderita bahwa kasus tersebut menimpa pada sebagian besar anak-anak siswa dari sebuah Pondok Pesantren yang terdapat di wilayah tersebut," katanya.


Dari hasil investigasi dan penyelidikan Dinkes Kabupaten Cianjur menyimpulkan bahwa isu tentang kasus cacar monyet tidak benar.

"Kami menyatakan bahwa kasus yang ditemukan di sekitar lokasi tersebut yang dibuktikan dengan penemuan 7 orang kasus merupakan penderita penyakit scabies (kudis). Semoga dengan hasil investigasi ini tidak membuat warga Cianjur resah, akibat adanya informasi yang tidak benar," ujar Tresna.

(sya/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed