detikNews
Rabu 29 Mei 2019, 22:43 WIB

Lodaya Tambahan Anjlok di Nagreg, Jalur KA ke Timur Diputar ke Utara

Wisma Putra - detikNews
Lodaya Tambahan Anjlok di Nagreg, Jalur KA ke Timur Diputar ke Utara Petugas mengevakuasi gerbong kereta yang anjlok di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Foto: istimewa)
Kabupaten Bandung - Petugas berhasil mengevakuasi Kereta Api Lodaya tambahan rute Solo-Bandung yang anjlok di wilayah Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kasatlantas Polres Bandung AKP Hasby Rustama mengatakan gerbong bagian ketiga kereta tersebut anjlok di Km 192-193 Lebak Jero Nagreg.

"Sekitar Pukul 17.30 WIB para penumpang dievakuasi ke Stasiun Bandung. Pada Pukul 19.30 WIB Tim Sarana KAI datang dan melaksanakan evakuasi pengangkatan gerbong yang anjlok tersebut," kata Hasby via pesan singkat.

Ia berujar, satu jam setengah kemudian, gerbong kereta berhasil dievakuasi petugas dan langsung membawa gerbong tersebut ke Stasiun Nagreg.

"Proses perbaikan dilakukan sekitar empat jam. Untuk sementara jalur kereta dipindahkan ke jalur utara," ujar Hasby.


Humas Kantor SAR Bandung Joshua Bnajarnahor mengatakan dalam kejadian ini seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat.

"Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan kereta anjlok ini. Sebanyak 480 penumpang selamat dan tidak ada yang mengalami cedera," kata Joshua via pesan singkat.

Lodaya Tambahan Anjlok di Nagreg, Jalur KA ke Timur Diputar ke UtaraPetugas mengevakuasi gerbong kereta yang anjlok di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Foto: istimewa)
Manager Humas PT KAI 2 Bandung, Noxy Citrera mengatakan, untuk sementara, kereta dari arah Bandung menuju timur akan memutar melalui jalur utara ke arah Purwakarta, Cikampek, Cirebon, Purwokerto, langsung ke Kroya untuk selanjutnya kembali ke jalur selatan.

"Untuk penumpang diberikan pilihan berupa pengembalian bea secara penuh atau melanjutkan perjalanan kereta api dengan pola operasi memutar," kata Noxy via pesan singkat.

"Sementara untuk kereta dari arah timur yang saat ini tertahan di Stasiun Cibatu, yaitu KA Argo Wilis dari Surabaya menuju Bandung, dan KA Pangandaran dari Banjar menuju Bandung, penumpangnya dialihkan menggunakan bus untuk menuju Bandung," Noxy menambahkan.

Hingga kini ada enam kereta yang pola operasinya akan memutar yaitu KA Malabar Bandung-Malang, KA Mutiara Selatan Bandung-Malang, KA Lodaya Bandung-Solo Balapan, KA Kahuripan Kiaracondong-Blitar, KA Turangga Bandung-Surabaya dan KA Lodaya Tambahan Bandung-Solo Balapan.

"Kereta Turangga adalah kereta pertama yang akan memutar menuju jalur utara dari Stasiun Bandung," kata Noxy.

Pihak KAI berharap agar perbaikan berjalan lancar dan cepat, sehingga kondisi operasional kereta akan kembali normal.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed