detikNews
Jumat 24 Mei 2019, 11:45 WIB

Mata Tombak Manusia Purba Ditemukan Tim Arkeolog di Gua Pawon

Yudha Maulana - detikNews
Mata Tombak Manusia Purba Ditemukan Tim Arkeolog di Gua Pawon Tulang runcing yang dijadikan mata tombak manusia purba ini ditemukan tim arkeolog di Gua Pawon. (Foto: dokumentasi Lutfi Yondri)
Bandung Barat - Tim Arkeolog Jawa Barat menemukan beberapa fragmen tengkorak manusia purba dan tulang runcing saat ekskavasi di Gua Pawon, Desa Gunungmasigit, Kecamatan Citatah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Kepala Tim Arkeolog Lutfi Yondri mengatakan diduga fragmen tersebut merupakan pecahan tengkorak manusia purba di era Holosen Awal.

"Saat ini kita masih belum bisa menggabungkan ya karena masih berbentuk pecahan fragmen," kata Lutfi saat dihubungi detikcom, Jumat (24/5/2019).


Lutfi mengatakan selain fragmen tengkorak, tim peneliti pun menemukan alat tulang runcing sepanjang jari telunjuk manusia dewasa. Temuan itu ditemukan setelah tim peneliti melanjutkan ekskavasi secara horizontal.

"Alat itu kemungkinan digunakan sebagai mata tombak oleh manusia Gua Pawon, ukurannya memang cukup besar. Kita juga menemukan gamping yang digunakan sebagai alat bantu pukul," kata Lutfi.

Tim Arkeolog Temukan Mata Tombak Manusia Purba di Gua PawonFoto: Yudha Maulana
Saat ini, ujar Lutfi, pihaknya belum memperluas kotak ekskavasi. Pasalnya, ada batuan besar yang menghalangi penelitian. "Kita buka empat kotak galian, karena sifat ekskavasi kita horizontal. Nanti sampai kedalaman batu itu kita bongkar, karena di balik batu itu ada sisa budayanya," tuturnya.

Ia berharap hasil penelitian ini bisa memudahkan masyarakat untuk mencari tahu jejak kehidupan manusia purba. "Karena arkeologi itu berbasis kelestarian, kami berharap dari empat kotak ekskavasi ini masyarakat bisa tahu lingkup kehidupan di masa lalu," ujar Lutfi.


Dalam ekskavasi yang akan berakhir pada 30 Mei 2019, tim peneliti juga menemukan geraham gigi manusia dewasa dan juga sejumlah fragmen bagian tubuh binatang.

"Temuan binatang lebih bervariasi, kami juga dibantu Paleontolog yang dengan cepat mengidentifikasi jenis binatang yang mungkin diburu atau dimakan oleh Manusia Gua Pawon," ucap Lutfi.



Simak Juga 'Arkeolog Yakin Situs Patakan Adalah Warisan Airlangga':

[Gambas:Video 20detik]


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com