DetikNews
Rabu 22 Mei 2019, 11:28 WIB

Polisi Bekuk Kakak Adik Pencuri Spesialis Mobil Pikap di KBB

Yudha Maulana - detikNews
Polisi Bekuk Kakak Adik Pencuri Spesialis Mobil Pikap di KBB Kakak adik pencuri spesialis mobil pikap ditangkap anggota Polsek Cipatat di Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Polsek Cipatat menangkap kakak adik yang menjadi spesialis pencurian mobil pikap di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Keduanya ditangkap pada Rabu 15 Mei 2019 lalu.

Tatang Sumarna (45) dan Asep Kusnadi (43) ditangkap setelah petugas patroli membuntuti keduanya yang berboncengan pada Rabu dini hari. Mereka dibuntuti lantaran petugas curiga setelah keduanya membawa alat pancing ke arah Rajamandala.


Keduanya diikuti petugas hingga berhenti di sebuah toilet musala di Kampung Pareang. Melihat kesempatan itu, petugas segera memeriksa tersangka.

"Kemudian anggota menggeledah dan melakukan interogasi. Ditemukan beberapa alat untuk melakukan pencurian R4," kata Kapolsek Cipatat Kompol Asep Nandang saat gelar perkara di Mapolsek Cipatat, Rabu (22/5/2019).


Asep mengatakan, kakak adik berbeda bapak ini telah tujuh kali beraksi. Mereka mengincar mobil pikap yang parkir di garasi atau parkiran jalan umum.

"Cara kerja keduanya mendobrak pintu garasi, lalu merusak soket (lubang kunci mobil) dan menggantinya dengan soket yang mereka bawa. Setelah kendaraan menyala baru mereka kabur," kata Asep.

Mobil tersebut, kata Asep, dijual ke wilayah Priangan Timur yakni Garut dan Tasikmalaya. Berdasarkan keterangan tersangka, mobil tersebut dijual dengan harga Rp 10 juta kepada penadah di sana.
Polisi Bekuk Kakak Adik Pencuri Spesialis Mobil Pikap di KBBFoto: Yudha Maulana
Kedua pelaku, merupakan residivis curanmor. Keduanya sempat beraksi empat kali di wilayah Polres Cianjur dan tiga kali di wilayah hukum Polres Cimahi.

"Kakaknya ini menjadi eksekutor yang mencuri mobil, sementara adiknya menjadi joki motor," ujarnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sembilan buah kunci astag, satu buah soket, sepeda motor dan tiga unit mobil pikap hasil kejahatan. "Pelaku dikenai pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," ujar Asep.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed