detikNews
Minggu 19 Mei 2019, 12:40 WIB

Api Masih Berkobar di Pasar Kosambi, Pedagang Berusaha Selamatkan Barang

Mochamad Solehudin - detikNews
Api Masih Berkobar di Pasar Kosambi, Pedagang Berusaha Selamatkan Barang Foto: Mochamad Solehudin
Bandung - Sejumlah pedagang mencoba menyelamatkan barang dagangannya dari kobaran api yang membakar Pasar Kosambi, Kota Bandung. Sudah hampir 15 jam, api belum berhasil dipadamkan.

Kebakaran terjadi sejak Sabtu (18/5/2019) sekitar pukul 21.00 WIB malam. Api sempat dilaporkan berhasil dipadamkan beberapa jam setelah kebakaran, namun rupanya titik api muncul di lokasi lainnya. Petugas kesulitan memadamkan api karena asap yang pekat.

Puluhan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang melalap bagian basement pasar tersebut. Pantauan detikcom di lapangan pada Minggu (19/5/2019) siang, petugas dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung masih berjibaku memadamkan api.

Di sisi lain, sejumlah pedagang juga nampak sibuk menyelamatkan barang dagangannya dari kiosnya masing-masing. Mereka mencoba mengevakuasi barang dagangannya ke tempat yang lebih aman.

Salah seorang pedagan Hendra (39) mengaku, mengalami kerugian hingga ratusan juta akibat kejadian tersebut. Dua gudang kiosnya yang berada di basement dan lantai satu pasar tersebut ikut terbakar.

Namun, lanjut dia, beruntung masih ada barang dagangannya berupa makanan oleh Bandung dan pakaian seragam berhasil diselamatkan. Dia berupaya mengevakuasi barang yang bisa diselamatkan.

"Kondisi kios (saya) sebagian terbakar, yang satu ada di basement dan satu gudang baju seragam ada di lantai satu. Untuk kerugian mungkin ada ratusan (juta)," katanya, ditemui di lokasi.
Api Masih Berkobar di Pasar Kosambi, Pedagang Berusaha Selamatkan BarangFoto: Mochamad Solehudin

Dia mengungkapkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Awalnya, api kecil dan coba dipadamkan oleh para pedagang dan pihak keamanan pasar. Namun sayang api tidak berhasil ditanggulangi hingga akhirnya membesar.

"Kirain kecil, lama-kelaman semakin besar. Pemadam ke sini, apinya juga udah lumayan besar," ucapnya.

Dia menambahkan, kebakaran yang terjadi merupakan ke tiga kalinya di Pasar Kosambi. Kebakaran pertama terjadi sekitar tahun 90-an, kedua pada awal tahun 2000. "Ini kejadian (kebakaran) ke tiga," ujarnya.

Hendra berharap Pemkot Bandung bisa memberi bantuan akibat kejadian ini. Dia juga ingin agar Pasar Kosambi direvitalisasi.

"Semoga ada bantuan dari pemerintah untuk pedagang dengan kebakaran ini. Kalau masalah pasar semoga bisa direnovasi," ujarnya.



Simak Juga 'Kios Terbakar, Pedagang Tanah Abang: Dibenerin Kita Dagang Lagi':

[Gambas:Video 20detik]


(mso/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com