DetikNews
Sabtu 18 Mei 2019, 15:35 WIB

Aksi Maling Mutilasi 2 Ekor Sapi Warga di Pangandaran

Andi Nuroni - detikNews
Aksi Maling Mutilasi 2 Ekor Sapi Warga di Pangandaran Sapi milik warga di Pangandaran dimutilasi maling (Foto: Andi Nuroni)
Pangandaran - Dua ekor sapi milik warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menjadi korban mutilasi maling, Jumat (17/5). Maling mengambil bagian-bagian tubuh sapi yang bernilai jual tinggi.

Dua sapi yang menjadi korban mutilasi adalah miliki tokoh kampung yang biasa disapa Ajengan Darman. Tetangga korban, Asep Irvan Hilmi (22) menceritakan kasus ini kepada detikcom.

Asep menjelaskan, sang pemilik tinggal di Desa Cibanten, Kecamatan Cijulang. Sementara TKP, kata Asep, berada di tanah kebun di Desa Sindangsari, Kecamatan Cimerak, yang berjarak sekitar 300 meter dari permukiman.

Menurut Asep, sang pemilik mendapati dua sapinya yang berjenis limosin tergeletak di tanah dengan tubuh koyak sewaktu mau memberi pakan sekitar pukul 10.00 WIB. Sementara satu sapi anak yang masih menyusu, kata dia, dibiarkan hidup.

"Yang diambil jadi bagian-bagian penting, seperti paha, punggung," kata Asep.

Dilihat dari bekas sayatan, menurut Asep, pelaku diduga menggunakan pisau cater. Kuat dugaan, pelaku ahli dalam memotong hewan.

Asep menambahkan, warga curiga sapi dibius dulu agar tidak berontak. Keanehan lain, kata dia, warga juga tidak menemukan jejak kendaraan di sekitar TKP

"Saya bertanya ke tukang sapi soal daging yang dicuri. Katanya, bagian yang dibawa itu lebih kurang diprediksi 1,5 kwintal. Sekarang aja harga sapi di pasar sudah Rp 120 ribu per kilogram," ujar Asep.

Menurut Asep, kasus seperti ini pernah terjadi setahun lalu di desa yang sama. Sayang, kata dia, pemilik memilih tidak melapor polisi karena enggan berbuntut panjang.

Kapolsek Cijulang AKP Rishapdi Lubis membenarkan adanya kasus tersebut. Namun, menurut Lubis, pihaknya belum mendapat laporan pengaduan dari korban atai warga.

Lubis menambahkan, kejadian serupa beberapa kali pernah terjadi di wilayahnya. Beberapa tahun ke belakang, pelaku yang merupakan orang Garut berhasil ditangkap.

"Kami mengimbau warga lebih hati-hati. Jangan mengambil risiko menempatkan kandang sapi jauh dari pemukiman," kata dia.
(mud/mud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed