DetikNews
Sabtu 18 Mei 2019, 10:24 WIB

Guru Honorer di Cimahi Tak Dapat THR Tahun Ini

Yudha Maulana - detikNews
Guru Honorer di Cimahi Tak Dapat THR Tahun Ini Guru honorer di Cimahi tak dapat THR tahun ini (Foto: Yudha Maulana)
Jakarta - Pengajar honorer Raudhatul Athfal (RA) atau setingkat guru TK dipastikan tak akan menerima insentif lebaran baik dari Kementerian Agama (Kemenag) ataupun pemerintah Kota Cimahi tahun ini.

Kepala Sekolah sekaligus pengajar RA Ar-Rahmi, Masjid Agung Cimahi, Nenden mengatakan sejauh ini guru honorer RA hanya mendapatkan uang tunjangan jabatan fungsional (TJF) yang dibayar pertriwulan sekali.

"Beda dengan pengajar yang sudah jadi pegawai negeri, kalau kemarin-kemarin ada dari Dinas Pendidikan tiap jelang lebaran, kalau Kemenag memang tidak ada," kata Nenden saat ditemui detikcom di kantornya, Jumat (15/5/2019).

Nenden mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, guru honorer di tempatnya mengandalkan uang dari iuran SPP orang tua murid. Saat ini ada sekitar 63 murid dan 5 guru yang mengajar di Ar-Rahmi.

"Mungkin kalau di kami masih mending karena di kota, tapi kalau di daerah pinggiran, iurannya tak besar dan siswanya juga tak banyak, kasihan para gurunya, kalau macet SPP ya kasihan," kata Nenden.

"Padahal pengajar di RA tanggung jawabnya besar untuk membangun fondasi anak, baik dari segi kemandirian dan sikap," menambahkan

Kepala Kemenag Kota Cimahi, Munawir Sulaeman, mengakui tak ada THR bagi pengajar honorer RA. "Kalau untuk lebaran tidak ada. Tapi biasanya suka ada uang kadeudeuh dari yayasan masing-masing," katanya kepada detikcom.

Mengenai bayaran, pihaknya setiap tiga bulan sekali rutin memberikan Tunjangan Jabatan Fungsional (TJF) untuk pengajar honorer.

"Besarannya beda-beda, tergantung masa kerja dan jabatan. Paling besar sekitar Rp 1,5 juta. Secara kesejahteraan mungkin sudah lebih baik dari yang dulu-dulu," katanya.

Walikota Cimahi, Ajay M Priatna, mengatakan Pemkot Cimahi tidak memiliki anggaran khusus terkait insentif atau THR bagi pengajar honorer RA. "Itu kan di bawah Kemenag, kalau ada THR nanti administrasinya tumpang tindih," ucapnya.



Tonton juga video Menkeu Akan Revisi Aturan Pemberian THR PNS:

[Gambas:Video 20detik]


(mud/mud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed