Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan penggunaan Lingkar Leles dilakukan polisi sebagai antisipasi terjadinya kepadatan kendaraan di kawasan Kadungora-Leles.
"Lingkar Leles nanti akan digunakan untuk mengatasi kemacetan di sana," ujar Budi kepada wartawan saat meninjau jalur Lingkar Leles, Selasa (14/5/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan hasil pengecekan, jalur Lingkar Leles masih belum maksimal pembangunannya. Jalanan ini masih belum diaspal oleh pemerintah.
Meskipun begitu, kata Budi, Lingkar Leles merupakan jalur alternatif yang sangat ampuh mengurai kemacetan di kawasan tersebut berkaca pada pengalaman mudik 2018.
"Lingkar Leles cukup efektif untuk mengurai kemacetan," katanya.
Lingkar Leles akan dibuka bila terjadi kemacetan di wilayah itu. Polisi berharap Pemkab membenahi dulu jalur itu sebelum datangnya musim mudik 2019.
"Minimal diratakan meskipun tidak diaspal. Kemudian pencahayaan harus ditambah," pungkas Budi.
Selain Lingkar Leles, polisi juga akan mempergunakan Jalan baru KH Anwar Musaddad, Tarogong Kaler. Jalan tersebut merupakan titik pengurai kemacetan sebelum memasuki kawasan Tarogong dan perkotaan Garut. (ern/ern)











































