DetikNews
Senin 13 Mei 2019, 13:52 WIB

Hai Warga Garut, Ini Cara Dapatkan Layanan Ambulans Gratis

Hakim Ghani - detikNews
Hai Warga Garut, Ini Cara Dapatkan Layanan Ambulans Gratis Foto: Hakim Ghani
Garut - Pemerintah Kabupaten Garut menyediakan layanan ambulans gratis bagi masyarakat. Begini caranya agar bisa dapat layanan ambulans gratis.

Wabup Garut Helmi Budiman mengatakan pemerintah memiliki fasilitas ambulans gratis yang bisa dimanfaatkan warga kurang mampu serta masyarakat yang membutuhkan.

"Sebenarnya ambulans gratis itu ada, disimpan di Pendopo. Itu sudah diumumkan bahkan beberapa tahun itu (spanduknya) terpampang di rumah sakit. Perlu ambulans gratis, hubungi...," ujar Helmi kepada wartawan di kantornya, Senin (13/5/2019).

Pemkab Garut memiliki layanan Sistem Informasi Jejaring Rujukan atau Sijeruk yang dilaunching Bupati Garut Rudy Gunawan pada 2017 lalu. Sijeruk berada di bawah kendali UPT Dinas Kesehatan Kabupaten Garut.

Helmi mengatakan ambulans tersebut tersimpan di Pendopo. Layanan Sijeruk telah ada sejak 2017. Namun diakuinya belum banyak masyarakat yang mengetahui. Padahal, dua tahun belakangan iklan layanan Sijeruk dipampang di rumah sakit.

"Tapi mungkin tahun ini sudah enggak ada spanduk itu (pengumuman Sijeruk). Mungkin ini perlu disosialisasikan lagi karena sebenarnya ada," katanya.

Helmi menambahkan, ambulans tersebut tersedia bagi warga Garut yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan.

Ada dua ambulans yakni untuk mengantar orang sakit dan ambulans pengangkut jenazah. Bagi warga Garut yang membutuhkannya bisa menghubungi call center '119'.

"Yang pasti kita sudah menyediakan ambulans gratis yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Tolong beritahu masyarakat bahwa kita punya ambulans yang gratis. Nanti akan kita pasang lagi (spanduk) ambulans gratis," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, belakangan ini tengah ramai diperbincangkan tarif ambulans di Garut yang disebut mahal. Perbincangan itu dimulai setelah adanya warga Garut yang lebih memilih taksi online ketimbang ambulans karena lebih murah.

Menurut informasi yang dihimpun, warga Garut bernama Dandi itu dimintai duit Rp 900 ribu untuk mengangkut jenazah ibunya dari RSUD dr. Slamet menuju kawasan Banjarwangi yang berjarak sekitar 60 kilometer.

Dandi disebut-sebut tak punya uang untuk membayar biaya ambulans sejumlah itu. Ia lebih memilih taksi online dengan tarif Rp 400 ribu.

Kabar tersebut dibantah Pemkab Garut dan RSUD dr. Slamet. Menurut manajemen RSUD dr. Slamet, tarif ambulans dari rumah sakit menuju Banjarwangi hanya Rp 400 ribu.

Terkait itu, Helmi menyebut kejadian itu akibat Miss komunikasi. Helmi meminta agar kejadian tersebut tak lagi terulang.

"Yang kejadian kemarin itu ambulans di rumah sakit sedang dipakai dua-duanya. Mungkin ini masalah komunikasi. Mudah-mudahan tidak terjadi lagi hal seperti itu," pungkas Helmi.


(ern/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed