DetikNews
Selasa 07 Mei 2019, 17:29 WIB

Polres Indramayu Ringkus 16 Maling Spesialis Rumah Kosong

Sudirman Wamad - detikNews
Polres Indramayu Ringkus 16 Maling Spesialis Rumah Kosong Polres Indramayu membekuk 16 maling spesialis rumah kosong. (Foto: Dok. Humas Polres Indramayu)
Indramayu - Polres Indramayu membekuk 16 pelaku sindikat pencurian rumah kosong. Kapolres Indramayu AKBP M Yoris Maulana Marzuki menyebutkan 16 pelaku tersebut diamankan selama kurun waktu sebulan.

"Kita amankan 16 pelaku, termasuk penadah hasil kejahatan. Ini berdasarkan delapan laporan yang masuk," kata Yoris dalam keterangan yang diterima detikcom, Selasa (7/5/2019).


Lebih lanjut, Yoris mengatakan 16 pelaku tersebut masih dalam satu komplotan. Bahkan, beberapa pelaku tercatat sebagai residivis kasus pencurian rumah kosong. Belasan pelaku yang diamankan itu adalah KSW (29), SFD (35), HND (22), WST, PDR, JNA, CN (27), WN (34), WHY (35), FRD (42), KTM (55), MS, SN, SPR, NKY dan SMK.

"Selain rumah kosong, para pelaku ini termasuk sindikat curanmor. Kita amankan juga tiga unit sepeda motor, ponsel, laptop, jam tangan dan lainnya," katanya.

Yoris mengatakan sindikat pelaku pencurian rumah kosong ini terbilang unik dalam menandai targetnya. Sindikat ini mengincar rumah yang lampu halaman atau bagian depan rumah menyala saat siang hari.

"Pelaku biasanya menandai rumah kosong itu karena lampu depan atau dalam masih menyala, baik saat siang atau malam. Mereka tandai, intai terlebih dulu," ucap Yoris.


Bahkan, kata Yoris, pelaku kerap menyamar sebagai pedagang keliling untuk mengintai rumah yang telah diincar. "Siang hari ditandai, malamnya langsung dieksekusi. Salah satu kasus yang baru kami tangani yaitu pelaku mengintai rumah pada siang hari dengan berjualan keliling dan pada saat menemukan rumah lampunya menyala malam harinya akan disatroni," katanya.

Yoris mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap aksi kejahatan rumah kosong. Terlebih lagi saat musim mudik lebaran nanti.

"Para pelaku ini kita jerat menggunakan Pasal 363 dan 480 KUHPidana dengan hukuman kurungan penjara paling lama tujuh tahun," ucap Yoris.
(tro/tro)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed