DetikNews
Senin 06 Mei 2019, 13:43 WIB

Berkah Ramadhan, Mbah Bolong Kebanjiran Pesanan Peci 'Sufi'

Sudirman Wamad - detikNews
Berkah Ramadhan, Mbah Bolong Kebanjiran Pesanan Peci Sufi Peci buatan mbah Bolong di Cirebon. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon - Bulan suci Ramadhan membawa berkah bagi perajin peci 'sufi' asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Salah satunya peci 'sufi' buatan Sahron alias mbah Bolong. Lelaki tersebut kebanjiran pesanan.

Saat ditemui detikcom, mbah Bolong sedang sibuk membuat beberapa peci sesuai pesanan konsumen. Model dan motif peci buatan dia terbilang unik. Bahkan, ketinggian pecinya bisa mencapai 50 sentimeter. Ada pula bermotif macan.

"Ya kalau Ramadhan ada peningkatan pesanan sampai 50 persenan dari hari biasanya," kata mbah Bolong itu saat berbincang dengan detikcom di kediamannya di Desa Lungbenda, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jabar, Senin (6/5/2019).

Ia mengaku sanggup menyelesaikan 5 hingga 8 peci setiap harinya selama hari biasa. Sementara itu, lanjut dia, selama Ramadhan ini diperkirakan sanggup mengerjakan 10 hingga 12 peci.

"Jenis pecinya banyak, ya memang yang laku jenis peci-peci motif macan dan 'sufi'. Motifnya ada peci darwis, minang, peci turki dan lainnya," ucapnya.
Berkah Ramadhan, Mbah Bolong Kebanjiran Pesanan Peci 'Sufi'Sahron alias mbah Bolong. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Mbah Bolong mengaku ide pembuatan motif peci itu kerap didapatkan kala menonton, seperti film kolosal Turki dan lainnya. Ia manfaatkan media sosial untuk jualan peci 'sufi'. Beberapa produknya sudah menyebar ke Jabar, Jateng, Kalimantan, bahkan hingga Papua.

"Harganya dari Rp 50 ribu sampai Rp 150 ribu, tergantung ketinggian dan model pecinya. Alhamdulillah penjualannya sudah sampai ke Malaysia," kata mbah Bolong.

Berawal dari Sarung Bekas

Bisnis peci 'sufi' yang digeluti mbah Bolong sudah berjalan selama dua tahun. Sebelumnya, ia sempat merintis penjualan peci sufi pada 2005 silam. Namun hanya bertahan dua tahun. Mbah Bolong memilih menekuni ilmu agamanya ke di pesantren.

"Tapi dua tahun tak diteruskan, karena saya nyantri kalong. Ya belajar ke pesantren-pesantren," ucapnya.
Berkah Ramadhan, Mbah Bolong Kebanjiran Pesanan Peci 'Sufi'Bisnis peci 'sufi' yang digeluti mbah Bolong sudah berjalan selama dua tahun. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)
Kreativitasnya membuat peci 'sufi' berawal saat menempuh pendidikan di pesantren. Awalnya, bahan dasar peci 'sufi' berbahan sarung bekas milik para santri.

"Saya cuci, kemudian saya buat peci secara manual. Saya jahit manual sarung bekasnya. Ternyata banyak yang suka, ya ada yang minta dan beli. Sempat berhenti kan dua tahun, nah saya buka (bisnis) lagi tahun 2017," tuturnya.

Awalnya dia menjual secara keliling peci buatannya. "Sekarang pakai medsos. Alhamdulilah sekarang sudah pakai mesin jahitnya," ujar mbah Bolong.
(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed