850 Personel Gabungan Bakal Halau PKL dan PMKS Musiman Ramadan

Mochamad Solehudin - detikNews
Jumat, 03 Mei 2019 17:04 WIB
Sebanyak 850 personel gabungan bakal halau PKL dan PMKS yang kerap bermunculan menjelang dan saat Ramadan. (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)
Bandung - Pemerintah Kota Bandung akan meningkatkan pengawasan untuk mengantisipasi kemunculan PKL dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) musiman jelang dan selama Ramadan. Ratusan personel Satpol PP dan aparat kewilayahan telah disiapkan untuk menghalau kemunculan dua masalah tersebut.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana menuturkan peningkatan pengawasan dilakukan demi menciptakan rasa aman dan nyaman masyarakat saat menjalankan ibadah puasa. Pasalnya, kata dia, selama Ramadan keberadaan PKL dan PMKS kian menjamur.

"Kita melaksanakan apel persiapan menghadapi Bulan Ramadan. Karena biasanya disinyalir jelang atau saat Ramadan ini kecenderungan terjadinya pelanggaran Perda itu meningkat," kata Yana usai memimpin Apel di Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jumat (3/5/2019).


Dia menuturkan, ada beberapa hal yang akan mendapat fokus pengawasan selama Ramadan. Mulai dari PKL yang menggelar dagangan di daerah zona merah hingga kemunculan PMKS musiman.

"Beberapa yang menjadi catatan, yaitu kemunculan PKL dan PMKS musiman dan tempat-tempat hiburan yang harusnya tutup di Bulan Ramadan. Kita tetap akan melakukan pemantauan," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengimbau masyarakat agar tidak memberi uang kepada para gepeng. Selain itu tidak membeli barang dari PKL yang berjualan di zona merah.

"Bagaimana pun Bandung memiliki daya tarik bagi para PKL dan PMKS musiman, apalagi Ramadan seperti ini. Maka saya imbau warga sebaiknya tidak membeli dan memberi kepada mereka," katanya.


Sementara itu Plt Kepala Satpol PP Kota Bandung Tantan Syurya Santana menambahkan, kurang lebih ada 850 personel gabungan yang akan dikerahkan untuk menghalau kehadiran PMKS dan PKL musiman di Kota Bandung.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi kehadiran mobil toko yang kerap menyebabkan kemacetan. Contohnya saja di kawasan Jalan Diponegoro Kota Bandung.

"Kita sudah koordinasi dengan jajarang samping seperti polisi, TNI, Damkar dan Dishub. Dishub kita koordinasi berkaitan PKL bertambah yang bisa berdampak pada kemacetan," ucapnya.


Selain itu, kata Tantan, pihaknya juga meminta agar aparat kewilayahan tingkat kecamatan bisa ikut mendeteksi kemunculan PKL musiman. Sehingga penanganannya bisa diantisipasi lebih dini.

"Kewilayahan di kecamatan ini ada Linmas. Ini diharapkan fungsi-fungsi bisa berjalan juga," ujarnya.



Tonton juga video Pengerajin Dekorasi di Yordania Bersiap Sambut Ramadan:

[Gambas:Video 20detik]

(mso/tro)