Walkot Tasikmalaya Tersangka, Wakil: Pemerintahan Berjalan Baik

Dadang Hermansyah - detikNews
Kamis, 25 Apr 2019 09:13 WIB
Wakil Wali Kota Tasikmalaya M Yusuf. (Foto: Dadang Hermansyah/detikcom)
Tasikmalaya - KPK menggeledah ruang kerja Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman dan menetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap. Wakil Wali Kota Tasikmalaya M Yusuf menegaskan sampai saat ini Budi masih wali kota dan pemerintahan tetap normal.

"Saya mendukung secara moral kepada Pak Wali (Budi), yang jelas kita ikuti saja proses hukum ini. Kita hormati proses hukum dilaksanakan. Kita lihat saja nanti seperti apa," ujar Wakil Wali Kota Tasikmalaya M Yusuf di Bale Kota Tasikmalaya, Kamis (25/4/2019).


Yusuf belum mengetahui kasus apa yang menjerat sang wali kota. Ia pun tak mengetahui pemeriksaannya sampai kapan. Bahkan menurut pengakuan Yusuf, Budi tak bercerita atau curhat terkait kasus tersebut.

"Belum tahu, sampai hari ini beliau masih wali kota. Terus terang saja enggak tahu kasus apa. Hanya setelah itu, dipanggil kumpul dan saya sampaikan pemerintahan bisa berjalan dengan baik," ucapnya.

Yusuf meminta masyarakat Kota Tasikmalaya tetap tenang dengan adanya kasus yang menimpa wali kota. Karena saat ini proses hukum sedang berjalan dan semua harus dihormati.


Sebelumnya, KPK menggeledah kantor ruang kerja Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman Rabu (24/4/2019). Penggeledahan itu memakan waktu hingga 8 jam lebih. Petugas KPK memboyong dua koper besar dan satu boks plastik besar yang diduga berisi dokumen-dokumen terkait pembahasan anggaran.

KPK menetapkan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman sebagai tersangka dalam kasus masih berkaitan dengan suap eks pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo.


Saksikan juga video 'KPK Sita Dokumen dari Penggeledahan Kantor Wali Kota Tasikmalaya':

[Gambas:Video 20detik]

(tro/tro)