Menhan Tak Deteksi Ancaman Teroris dan Pemberontakan Usai Pemilu

Mukhlis Dinillah - detikNews
Rabu, 24 Apr 2019 16:35 WIB
Foto: Mukhlis Dinillah
Bandung - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu tidak mendeteksi adanya ancaman teroris dan pemberontakan pascapemilu serentak 2019. Sejauh ini situasi negara berjalan kondusif.

"Kalau ancaman sudah ada (sebelum pemilu), yang jelas ancaman nyata kita adalah teroris, pemberontakan, yang berulang-berulang itu," kata Ryamizard usai memberikan pengarahan kepada ribuan prajurit Kodam III Siliwangi di Kota Bandung, Rabu (24/4/2019).

Ia menuturkan berdasarkan pengamatan di beberapa wilayah pascapemilu, tidak terdeteksi ancaman teroris dan pemberontakan. Meski begitu, tak dipungkiri ada gangguan kamtibmas yang bisa dilokalisir.

"Saya rasa tidak ada apa-apa, di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera gak ada masalah. Kalau ancaman kamtibmas sama polisi cukup lah," ungkap dia.

Meski begitu, ia mengingatkan prajurit TNI untuk peka terhadap berbagai ancaman di wilayah bertugasnya masing-masing. Prajurit TNI harus bisa mendeteksi beragam ancaman kedaulatan negara.

"Prajurit TNI itu harus bisa mengenal teritorial, punya kemampuan intelijen dan tempur. Artinya bisa menangani ancaman dengan cara-cara yang tidak perlu menggunakan senjata," ujar Ryamizard.

(mud/ern)