DetikNews
Kamis 18 April 2019, 11:58 WIB

Saling Klaim Kubu Jokowi dan Prabowo soal Kemenangan di Jabar

Mukhlis Dinillah, Mochamad Solehudin - detikNews
Saling Klaim Kubu Jokowi dan Prabowo soal Kemenangan di Jabar Jokowi dan Prabowo (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Bandung - Pertarungan Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno berlangsung sengit di Jawa Barat. Kedua tim pemenangan daerah saling klaim unggul dalam pemungutan suara Pilpres 2019.

PDIP Jabar sebagai salah satu pengusung Jokowi-Ma'ruf mengklaim unggul tipis selisih empat persen. Hal itu berdasarkan survei internal yang dilakukan timnya beberapa hari jelang pencoblosan.

"Hasil survei empat hari lalu kita sudah menang tipis, sekitar empat persen. Jadi kalau dilihat dari margin error-nya 2,5 persen, ya (kemenangannya) tipis sekali," kata Ketua DPD PDIP Jawa Barat TB Hasanuddin, Rabu (17/4).


Keyakinan timnya bertambah dengan hasil hitung cepat (quick count) secara nasional yang memenangkan Jokowi-Ma'ruf. Meskipun, pihaknya tidak melakukan penghitungan cepat secara internal.

"Kami masih menunggu karena kami tidak melakukan hitung cepat. Tapi kalau tingkat nasional ini sudah menang saya kira dari beberapa hitung cepat ini ada 50 sekian Jokowi, Prabowo 40 sekian," tutur dia.

Klaim keunggulan juga datang dari Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo-Sandiaga Uno di Jabar. Berdasarkan survei internal yang dilakukan tim di lapangan, Prabowo-Sandiaga unggul 60 persen.

"Kalau di Jabar tadi data yang masuk 40 persen kita dapat 60 persen. Kita masih punya peluang lah," kata Sekretaris BPD Jabar Haru Suandharu di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Rabu (17/4).


Berdasarkan survei internal, ia meminta timnya melanjutkan perjuangan dan menunggu hasil real count KPU. Pihaknya juga masih menyakini survei internal timnya lebih akurat dari penghitungan cepat lembaga lainnya.

Video: Sandi Dicari, #MisteriHilangnyaSandiagaUno Trending di Twitter

[Gambas:Video 20detik]



"Pak Prabowo tadi sampaikan punya data lain di luar yang disampaikan. Maka, harap semua kader dalam posisi tenang dan kita akan lanjutkan proses pemenangan ini sampai selesai," tutur dia.

BPD menyikapi dengan tenang hasil quick count yang memenangkan Jokowi-Ma'ruf. "Tidak menutup kemungkinan bahwa pelaksana (quick count) di lapangan itu menyuplai data yang sama terhadap ke sekian lembaga survei sehingga hasilnya sama," ujar Haru.
(mud/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed