Masa Tenang, Bawaslu Temukan Politik Uang di Pangandaran

Andi Nurroni - detikNews
Selasa, 16 Apr 2019 13:22 WIB
Bawaslu Pangandaran menemukan praktik politik uang di masa tenang Pemilu 2019. (Foto: istimewa)
Pangandaran - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran menerima laporan praktik politik uang pada masa tenang Pemilu 2019. Persoalan tersebut ditemukan di Dusun Cibuntu, Desa Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Pangandaran Gaga Abdillah Shihab mengungkapkan seorang warga melaporkan adanya praktik politik uang yang dilakukan salah seorang anggota tim relawan salah satu caleg.

"Kejadiannya dilaporkan terjadi Minggu malam. Setelah kami telusuri benar, pelapor menunjukkan barang bukti berupa uang Rp 100 ribu, dan tertulis pada amplop nama penerima" ujar Gaga kepada detikcom, Selasa (16/4/2019).


Penyerahan uang, menurut Gaga, disertai unsur kampanye berupa ajakan untuk memilih salah seorang caleg DPRD Kabupaten dari salah satu partai. Berkaitan temuan tersebut, menurut Gaga, pihaknya sudah dibahas di Sentra Tim Penegak Hukum Terpadu (Gakumdu) dan akan dibuat register kasus pelanggaran.

"Insyaallah Kamis, kita melakukan penyelidikan, didampingi dari kepolisian," kata Gaga.

Masih di kecamatan yang sama, Gaga menjelaskan, pihaknya mendapatkan laporan dan temuan sejumlah dugaan kasus politik uang. Saat ini, menurut dia, pihaknya tengah menginvestigasi.


Gaga mengakui di Kabupaten Pangandaran masih dijumpai politik uang. Sayang, kata Gaga, mayoritas warga enggan kooperatif untuk melapor.

"Jadi di warga ada istilah pemilu itu berkah, dapat sembako, dapat barang sampai uang. Hasil penelusuran kita, mereka akan memilih yang memberikan materi," tutur Gaga.

Politik uang, kata Gaga, dianggap lumrah, terutama oleh pemilih yang berusia 40 tahun ke atas. Sedangkan yang muda-muda, dia mengungkapkan, relatif lebih sadar. (bbn/bbn)