DetikNews
Senin 15 April 2019, 17:03 WIB

Napi 'Power' Rutan Bandung Dilibatkan Cegah Konflik Pencoblosan

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Napi Power Rutan Bandung Dilibatkan Cegah Konflik Pencoblosan Ilustrasi penjara (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)
Bandung - Rutan Kelas 1 Bandung menggaet narapidana 'power' untuk mencegah konflik saat pencoblosan Pemilu 2019. Petugas mewaspadai konflik menyusul 700 lebih napi dan tahanan rutan tersebut tak bisa mencoblos.

"Sosialisasi ke teman-teman yang tidak mendapatkan DPT (daftar pemilih tetap) sudah kita lakukan. Tapi tetap nanti kita pertebal pengamanan untuk mencegah hal-hal buruk," ujar Kepala Pengamanan Rutan Klas 1 Bandung Alviantino di Rutan Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Senin (15/4/2019).


Alviantino mengatakan selain mempertebal petugas pengamanan rutan, pihaknya juga berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk pengamanan di dalam rutan. Bahkan, untuk mencegah konflik, pihaknya akan melibatkan napi yang tergolong disegani di rutan.

"Kita juga mempergunakan anak-anak penghuni yang punya power lebih, mereka yang dituakan lah supaya untuk menenangkan nantinya. Strategi dari kita, antisipasi-antisipasi sudah disiapkan," tuturnya.

Sejauh ini, kata dia, tidak ada permasalahan dari para napi dan tahanan yang tidak dapat mencoblos. "Sejauh ini kondusif ya. Kita jaga betul," kata Alviantino.

Sebelumnya dari 1.500 napi dan tahanan di Rutan Bandung, ada 700 lebih yang tak bisa mencoblos. Mereka tak bisa mencoblos lantaran persoalan teknis.




Video 5 Surat Suara di Pemilu 2019, Yuk Kenali Warna dan Cirinya:

[Gambas:Video 20detik]


(dir/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed