DetikNews
Minggu 07 April 2019, 20:26 WIB

Cegah Penggiringan Suara dan Politik Uang, Polisi Patroli ke Permukiman

Tri Ispranoto - detikNews
Cegah Penggiringan Suara dan Politik Uang, Polisi Patroli ke Permukiman Kapolda Jabar saat cek surat suara di Cibinong beberapa waktu lalu/Foto: Dok. Humas Polres Bogor.
Bandung - Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyatakan untuk mengantisipasi penggiringan suara dan politik uang pada saat pencoblosan Pileg dan Pilpres 2019, polisi akan melakukan patroli ke permukiman.

"Kita juga akan mengawal pemilih sampai TPS, lakukan patrol cyber, penegakan hukum terhadap tindak pidana pemilu, tindak pidana konvensional lainnya," ujarnya dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu (7/4/2019).

Hal lainnya yang patut diwaspadai saat memasuki waktu pencoblosan atau 17 April 2019 adalah terjadinya ancaman, penganiayaan, penculikan, pembunuhan terhadap pemilih atau saksi, perusakan TPS dan perangkatnya, teror, intimidasi calon pemilih, kekurangan logistik hingga terjadinya bencana alam.

"Sedangkan kerawanan pada masa perhitungan suara antara lain manipulasi hasil suara, pencurian kotak suara, sabotase atau teror, gangguan kamtibmas, petugas tidak professional, protes dari saksi dan waktu yang lama. Selain itu pula harus diantisipasi kerawanan geografis bencana alam," ujarnya.

Menurutnya Satgas Tindak Brimob dan Dalmas serta Satgas TNI dikerahkan di lokasi strategis untuk mengamankan surat dan kotak suara.

"Jawa Barat adalah (jumlah) DPT paling besar dan rawan konflik," ujar Agung.

Menghadapi Pemilu 2019 pihaknya telah melakukan gelar pasukan dan latihan gabungan dalam Operasi Mantap Brata Lodaya 2019 dengan jumlah 22.649 personel Polri, 10.646 personel TNI dan 242.445 personel Linmas.

(tro/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed