Pembangunan Bendungan Kuningan Terkendala Proses Ganti Untung

Mochamad Solehudin - detikNews
Kamis, 04 Apr 2019 16:51 WIB
Presiden Jokowi saat meninjau pembangunan Bendungan Kuningan. (Foto: Roy Jordan/detikcom)
Bandung - Pembangunan bendungan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan sampai saat ini belum selesai. Padahal Presiden Joko Widodo menargetkan bendungan tersebut selesai akhir 2018.

Asda II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Jabar Eddy Nasution menyatakan, masih ada kendala dalam proses pembangunan Bendungan Kuningan. Salah satunya terkait proses ganti untung dan relokasi warga di sekitar lokasi.

"Kendala pembebasan lahan muncul sekarang di Kuningan. Ini ada satu desa yang sudah dibebaskan dan dialokasikan lahan bagi mereka semuanya di tempat tertentu. Sebetulnya mereka sudah dapat ganti untung. Tapi masyarakat di desa lain menuntut hal yang sama. Nah ini dilakukan seperti itu, harus ada kebijakan khusus," katanya di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (4/4/2019).


Kepala Dinas Sumber Daya Alam (SDA) Jawa Barat Linda Al Amin menambahkan, ada sekitar 50 kepala keluarga (KK) masih belum direlokasi karena terkendala aturan. Mereka menuntut ganti rugi dan tempat relokasi, sementara dari sisi aturan hal tersebut tidak memungkinkan.

Demi menyelesaikan masalah tersebut, pemerintah pusat akan mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) agar proses ganti untung ke 50 KK itu bisa diselesaikan. Perpres itu, kata dia, akan menjadi payung hukum dalam pembayaran ganti untung warga.

"Perpres itu sudah dibahas bersama staf presiden. Ini menjadi dasar hukum bagi kementerian untuk memberikan ganti untung sekaligus menyediakan lahan dan rumah yang ingin bedol desa tadi. Tanpa Perpres ini, nanti kementerian akan salah," ucapnya.

Selain itu, anggaran untuk ganti untung lahan dan rumah warga sudah siap. Hanya saja karena belum turunnya Perpres, anggaran yang ada belum bisa dicairkan.

"Masyarakat sudah siap dan uangnya sudah ada untuk dibayarkan. Tapi belum ada aturan, belum bisa dibayarkan. Jumlahnya mudah-mudahan tidak salah di bawah 50 kepala keluarga," ujarnya.


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan Bendungan Kuningan, Jawa Barat, Mei 2018 lalu. Dalam kunjungannya, Jokowi menyebut pembangunan Bendungan Kuningan akan selesai di akhir 2018.

"Waduk akan kita selesaikan akhir tahun ini. Hanya kurang urusan memindah masyarakat," kata Jokowi di lokasi Bendungan Kuningan, Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kuningan, Jabar, Jumat (25/5/2018). (mso/tro)