"Kita tetap memiliki pola antisipasi, khususnya keamanan kondusif terkait pilpres," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada detikcom, Rabu (3/4/2019).
Pola pengamanan sudah disiapkan. Objek-objek vital hingga lokasi TPS di masing-masing wilayah akan menjadi fokus pengamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Truno menambahkan ada puluhan ribu personel gabungan yang dilibatkan. Khusus Polri, ada 24.379 personel. Polisi juga dibantu unsur lainnya seperti TNI hingga pelindung masyarakat (Linmas).
Baca juga: Densus 88 Buru Kelompok Teroris JAD Bandung |
Sebelumnya, WP alias Sahid ditangkap pada Kamis (28/3) lalu di rumah kontrakannya di Desa Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. WP alias Sahid merupakan anggota JAD jaringan Bandung.
WP alias Sahid berkoordinasi dengan jaringan Lampung dan Sibolga untuk menyerang aparat di Jawa Barat dan Jawa Timur lewat media sosial atau WhatsApp. Polisi masih memburu otak kelompok ini, yang berinisial A.
"Kelompok mereka kurang-lebih ada 6-8 orang. Ini masih dilakukan pengejaran oleh Densus 88. Kemudian rencana serangan juga adalah di beberapa wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur, khususnya di Jawa Timur mereka sudah mempersiapkan rencana-rencana tersebut," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (1/4/2019). (err/ern)










































