detikNews
Selasa 02 April 2019, 14:42 WIB

TKD Jokowi soal AKP Sulman: Sudah Minta Maaf, Jangan Memperkeruh

Hakim Ghani - detikNews
TKD Jokowi soal AKP Sulman: Sudah Minta Maaf, Jangan Memperkeruh AKP Sulman Aziz (kiri) didampingi Kabidhumas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko. (Foto: Mukhlis Dinillah/detikcom)
Garut - Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Kabupaten Garut meminta berbagai pihak untuk tidak memperkeruh polemik pengakuan eks Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz yang mengaku diperintah untuk memenangkan paslon tersebut di Pilpres 2019.


Direktur Program TKD Jokowi-Ma'ruf di Garut, Yudha Puja Turnawan mengatakan, isu seputar pengerahan dukungan oleh polisi ke paslon nomor urut 01 jelas tidak ada karena Sulman telah mencabut pernyataannya dan mengakui keliru.

"Saya kira ajang Pemilu 2019, 15 hari lagi. Jangan memperkeruh suasana. Yang bersangkutan (Sulman) sudah menjelaskan beliau dalam keadaan emosi karena dipindahkan dari jabatan Kapolsek ke Polda Jabar. Dan beliau sudah meminta maaf," ujar Yudha kepada wartawan di Pataruman, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (2/4/2019).

Soal pencabutan pernyataan yang dilakukan Sulman, Yudha melihat hal tersebut merupakan bukti komitmen Polri untuk netral dalam kontestasi Pilpres 2019.

"Saya melihat pencabutan statemen ini mengafirmasi komitmen netralitas Polri dalam penyelenggaraan Pemilu 2019," katanya.


Menurut Yudha, kini pihaknya menyerahkan kepada Propam serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menjalankan tugasnya menyelidiki kasus tersebut.

"Biarkan Divisi Propam kepolisian dan Bawaslu RI bekerja sesuai mekanisme peraturan yang ada dan tetap meyakini integritas kepolisian mau pun Bawaslu RI dalam mengawal jalannya proses pemilu yang berkualitas dan berintegritas," ujar Yudha.


Saksikan juga video 'Mabes Polri Serahkan Kasus AKP Sulman ke Polda Jabar':

[Gambas:Video 20detik]


(bbn/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com