DetikNews
Senin 25 Maret 2019, 17:21 WIB

Jatuh dari Pohon, 2 Kukang Diserahkan Pelajar ke PMI Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Jatuh dari Pohon, 2 Kukang Diserahkan Pelajar ke PMI Sukabumi Warga menyerahkan dua ekor kukang kepada pihak PMI Sukabumi. (Foto: istimewa)
Sukabumi - Dua ekor hewan langka jenis kukang diserahkan warga ke PMI Kota Sukabumi. Selain hewan itu, warga juga ada yang menyerahkan tukik.

Menurut informasi yang disampaikan PMI, dua ekor kukang itu ditemukan seorang pelajar di area pesawahan, Desa Mangkalaya, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Riolandi (18) sempat kebingungan kemana harus menyerahkan hewan langka itu.

"Menemukannya sebulan kemarin, jatuh dari pohon. Tahu ini hewan langka, tapi bingung mau ngasih kemana. Baru dapat info katanya PMI menerima hewan yang dilindungi, akhirnya saya serahkan," ujar Riolandi, Senin (25/3/2019).

Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, kukang merupakan hewan yang dilindungi yang kini populasinya terancam mulai punah. Ketua PMI Kota Sukabumi Suranto Sumaryono mengapresiasi tindakan warga sudah ikut melindungi kukang tersebut dengan menyerahkannya ke pihaknya.

"Kami mengapresiasi langkah warga yang menyerahkan hewan langka ini ke pihak kami, ini adalah bukti mulai adanya kesadaran di masyarakat tentang hewan yang dilindungi," ujar Suranto.

PMI berencana menyerahkan hewan tersebut ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, untuk proses rehabilitasi. "Kami akan serahkan kukang ini ke PPSC karena keduanya terlihat dalam kondisi yang lemas dan stres. Kami juga berharap gerakan ini bisa diikuti seluruh lapisan masyarakat dengan menyerahkan satwa-satwa langka ini," tutur Suranto.

Di tempat yang sama, pihak PPSC juga menerima penyerahan dua ekor tukik dari warga Kota Sukabumi. Hewan tukik itu diserahkan pemilik toko aquarium.

"Pengakuannya tukik itu didapat dari temannya, karena dia aware dengan tukik itu akhirnya dia memilih untuk menyerahkan ke kami. Tukik itu awalnya ada empat ekor, namun karena kebingungan cara merawat hanya dua yang tersisa. Rencananya akan kita lepas kembali ke tempat asalnya di Pantai Pangumbahan, Ujunggenteng," kata relawan PPSC, Budiharto.
(sya/bbn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed