DetikNews
Senin 25 Maret 2019, 09:13 WIB

Round-up

Gakumdu Sukabumi Selidiki Video Kades 2 Kecamatan Dukung Jokowi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Gakumdu Sukabumi Selidiki Video Kades 2 Kecamatan Dukung Jokowi Foto: Tangkapan layar video viral
Sukabumi - Video dukungan Kepala Desa (Kades) di dua kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang mendukung pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin tersebar di media sosial dan aplikasi pesan singkat.

Bawaslu melakukan penyelidikan terkait video berdurasi 30 detik itu. Hasilnya didapati ada belasan orang yang ikut mendeklarasikan dukungan mengenakan pakaian bebas dan berada di dalam ruangan diduga di sebuah hotel melakukan deklarasi dukungan.

"Siap, satu dua tiga, kami para kepala desa se Kecamatan Warungkiara dan Bantargadung. Siap mendukung pasangan 01 Jokowi Ma'ruf Amin untuk menjadi presiden yang kedua kalinya. Hidup Pak Jokowi," ucap seseorang yang tidak terlihat dalam video yang mengarahkan perkataan deklarasi tersebut kepada belasan orang.

Teguh Hariyanto, Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, menyatakan telah melimpahkan kasus ini ke Gakumdu (Penegakan Hukum Terpadu). "Itu sudah dilimpahkan karena tidak ada pelapor jadi temuan," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan Bawaslu, video deklarasi dukungan belasan kades itu dilakukan di sebuah hotel.

Ketika kembali ditanyakan soal ada seseorang yang mengarahkan Teguh juga tidak membantahnya. Hanya saja saat ini pihaknya mengalami kesulitan dengan tidak adanya pelapor.

"Memang kalaupun dugaan (ada yang mengarahkan) seperti itu, cuma kita kesulitan itu secara formil materilnya kurang lengkap, tidak ada pelapor juga. Sedangkan untuk penindakan pemilu itu 7 hari kalaupun ada kelengkapan berkas tambah 14 hari jadi terbatas beda dengan Pidana Umum (Pidum)," jelas Teguh.

Lebih lanjut kasus ini, Teguh menyatakan, tengah diselidiki Gakumdu.

Sementara itu Kepala Desa Bantar Kalong, Kecamatan Warungkiara, Syahrial Hasan yang hadir di acara itu menyatakan aksi itu dilakukan secara spontan usai acara reses anggota legislatif dari Partai Golkar di salah satu hotel di Kecamatan Warungkiara pada 26 Februari lalu.

"Ada reses Pak Phinera Wijaya pada 26 Februari. Setelah selesai reses spontan kita langsung deklarator (deklarasi). Intinya memang itu kades-kades dibarengi tim Phinera," kata Syahrial melalui sambungan telepon dengan detikcom, Sabtu (23/3/2019).

Dijelaskan Syahrial saat itu ada 14 orang Kades yang ikut melakukan deklarasi, semuanya dari wilayah Kecamatan Warungkiara dan Bantargadung. Syahrial juga menyebut tidak mengetahui aksi para Kades itu direkam kamera.

"Saya enggak hapal justru itu kenapa ada di video (direkam), aksi itu spontan yang mengarahkan tim Phinera. Kita mengundang masyarakat, setelah acara selesai masyarakat pulang kita ngobrol-ngobrol langsung deklarasi," kata dia.
(sya/ern)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed